Sidebar

Laut Mati di Pantai Tureleto, Mengapung Tanpa Tenggelam di Nias Utara

Pantai Tureleto bagaikan Laut Mati di Yordania, mungkin versi yang lebih baik. Selain atraksi mengapungnya, pantai ini juga memiliki alam yang lebih indah.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Laut Mati merupakan sebuah danau purba yang terletak di antara Israel dan Yordania, terkenal karena memiliki kandungan garam yang tinggi hingga membuat semua benda mengapung saat berada di atas air tanpa harus berenang. Tidak ada satupun flora maupun fauna yang hidup di dalam atau sekitar Laut Mati karena tingginya salinitas air.

Tidak banyak yang tahu, fenomena serupa Laut Mati juga dapat ditemukan di Indonesia. Tepatnya di Pantai Tureleto yang ada di Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara. Kadar garam di Pantai Tureleto cukup tinggi sehingga pengunjung dapat mengapung tanpa harus berenang. Tak ada ombak, meskipun pantai ini berbatasan dengan Samudera Hindia.

Pantai Tureleto bagaikan Laut Mati, mungkin versi yang lebih baik. Selain atraksi mengapungnya, Pantai Tureleto juga memiliki keindahan alam yang bahkan lebih indah dari Laut Mati Yordania. Wilayah pesisirnya dikelilingi oleh benteng karang sejauh ratusan meter dari bibir pantai. Benteng karang ini berperan untuk menghalau ombak dan menciptakan laguna dengan air biru jernih dan tenang.

(pegipegi.com)

Tidak berhenti sampai disitu, bawah air Pantai Tureleto menjadi habitat berbagai ikan-ikan cantik dan terumbu karang warna-warni. Sambil mengapung, pengunjung dapat melakukan snorkeling atau scuba diving untuk menikmati panorama bawah air Pantai Tureleto yang luar biasa. Sempatkan untuk menikmati sunset di Pantai Tureleto, suasana yang menenangkan saat langit jingga berubah kelabu.

Pantai Tureleto kurang begitu populer di kalangan wisatawan, dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi pengunjung karena masih belum terlalu ramai. Akses menuju lokasi terbilang mudah, dapat ditempuh menggunakan kendaraan bermotor. Fasilitas pendukung terbilang cukup memadai, mulai dari toilet, rumah makan, hingga penginapan.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Dusun Butuh Magelang, Desa Tertinggi yang Viral Karena Mirip Nepal

Rumah Paris Yogyakarta, Penginapan Unik ala Eropa di Pantai Parangtritis

Wisata ke Pulau Komodo Kembali Dibuka, Begini Cara Pendaftarannya

Tajug Loro Yogyakarta, Akomodasi Tersembunyi yang Murah dan Nyaman

Kenapa Dieng Bersalju Setiap Tahun? Fenomena Langka di Negeri Tropis

Wisata ke Bali New Normal, Berikut Syarat yang Harus Dipenuhi

FALLBACK
The END