Sidebar

Jakarta Kembali Masuk dalam Daftar Kota Paling Berbahaya di Dunia

Numbeo beberapa waktu telah merilis mengeluarkan indeks kota paling berbahaya di dunia, Jakarta menduduki peringkat ke-92 dengan indeks kriminalitas 54.26.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Setelah kesekian kalinya, Jakarta kembali masuk dalam daftar kota paling berbahaya di dunia dalam hal kriminalitas. Numbeo beberapa waktu telah merilis mengeluarkan indeks kota paling tidak aman di dunia, Jakarta menduduki peringkat ke-92 dengan indeks kriminalitas 54.26 persen, sedangkan kota Indonesia lainnya seperti Bali menduduki peringkat 133 dengan indeks kriminalitas 47.66 persen.

Semakin rendah peringkat suatu kota menunjukkan bahwa kota tersebut dianggap lebih aman. Data ini didasarkan pada hasil survei pada 287 warga Jakarta selama dua hingga tiga tahun terakhir. Pertanyaan yang diajukan seputar tingkat kejahatan, layanan kesehatan, polusi, biaya hidup, dan indikator sosial lainnya.

Angka paling tinggi yang menempatkan Jakarta sebagai kota paling tidak aman adalah masalah korupsi dan penyuapan, dengan nilai 84.36 persen. Keamanan berjalan kaki sendirian saat siang hari 66 persen, sedangkan saat malam hanya 34.77 persen yang merasa aman. Kekhawatiran karena dirampok, diserang, dicuri, atau penyerangan SARA hanya 45-50 persen.

Relatif Lebih Aman dari Malaysia

Jika dibandingkan dengan Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Petaling Jaya di Malaysia, Jakarta relatif lebih aman. Kuala Lumpur menduduki peringkat 34 dengan indeks 66.21 persen, Johor Bahru di peringkat 78 dengan indeks 56.82 persen, dan Petaling Jawa di peringkat 62 dengan indeks 68.28 persen.

Peringkat pertama sebagai kota yang paling tidak aman dipegang oleh ibukota Venezuela, Caracas dengan indeks 84.92 persen. Peringkat kedua disusul Port Moresby, ibukota Papua Nugini. Kota-kota di Afrika seperti Pietermaritzburg, Pretoria, Durban, dan Johanesburg masuk dalam 10 besar kota dengan angka kriminalitas tinggi.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Dusun Butuh Magelang, Desa Tertinggi yang Viral Karena Mirip Nepal

Rumah Paris Yogyakarta, Penginapan Unik ala Eropa di Pantai Parangtritis

Wisata ke Pulau Komodo Kembali Dibuka, Begini Cara Pendaftarannya

Tajug Loro Yogyakarta, Akomodasi Tersembunyi yang Murah dan Nyaman

Kenapa Dieng Bersalju Setiap Tahun? Fenomena Langka di Negeri Tropis

Wisata ke Bali New Normal, Berikut Syarat yang Harus Dipenuhi

FALLBACK
The END