Bersepeda memang menyenangkan dan menyehatkan, terlebih bila jalanan yang kita lalui juga ‘ramah’ untuk para pengguna sepeda. Nah, bagi Anda yang sedang bermukim atau pun yang sedang jalan-jalan di Jogja, yuk cobain lima jalur sepeda di Jogja berikut ini.
Waktu terbaik untuk bersepeda di jalur ini adalah pagi hari. Udara sejuk dan suasana Jogja yang syahdu akan menjadi sahabat terbaik Anda selama liburan di Jogja.
Menariknya, jalur sepeda Parangtritis Jogja ini menawarkan destinasi yang tak biasa. Anda bisa mampir ke Helipad, Pantai Parangtritis, Pemandian Air Panas Parang Wedang, atau ke Gumuk Pasir yang hits.
Anda yang berdomosili di Jogja tentu sudah tak asing dengan jalur Selokan Mataram. Selokan kecil dibangun membelah Jogja. Panjang selokan ini berkisar 31,2 km serta membujur sepanjang Kali Progo hingga Kali Opak.
Di sepanjang Selokan Mataram, Anda bisa menjumpai jalan kecil yang ramah buat pesepeda. Bila Anda terus menggowes sepeda hingga ujung barat, Anda akan tiba di daerah Ancol, pinggir Kali Progo. Sebaliknya, jika menggowes ke ujung timur, Anda bisa singgah di Candi Kalasan atau Candi Ratu Boko.
Saran kami, waktu terbaik bersepeda di jalur ini adalah saat sore hari. Saat sore jelang senja, pastikan Anda sudah tiba di Candi Ratu Boko, menikmati sunset di sana.
Jalur sepeda di Jogja selanjutnya adalah jalanan Kaliurang. Jalur ini kurang cocok buat pemula. Rute yang ditawarkan menanjak dan jauh, sekitar 26 km.
Bonusnya, pemandangan Gunung Merapi dan pepohonan hijau nan rindang akan menemani Anda. Suasana asri, sejuk khas dataran tinggi akan membuat Anda terus bersemangat bersepeda.
Bila Anda memili rute ini, arahkan sepeda menuju sebelah selatan makam Imogiri yang mengarah ke Kebun Hijau BNI. Bukan daerah Siluk.
Jalur sepeda ini cukup menanjak. Tapi tenang, Anda akan menjumpai turunan yang mengarahkan ke bandaran Kali Oyo.
Pemandangan yang terbentang di daerah aliran Kali Oyo sangat menakjubkan. Lanskap perbukitan di kiri kanan jalan serta area persawahan tak akan membuat Anda lelah. Rute sepeda Makam Raja Imogiri ini akan berakhir di Jembatan Gantung Selopamioro yang berwarna kuning. Sangat instagenik, cocok buat foto feed instagram.
Di sekitar Malioboro, Anda dapat bersepeda melewati Kepatihan, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, Gedung Agung, dan Kilometer Nol.
Bila ke selatan, Anda akan sampai di Keraton. Anda dapat pula mampir ke Museum Kereta Kuda, Tamansari, Alun-alun Selatan, dan Plengkung Gading.
Untuk menuju Kotagede, Anda hanya diperlukan bersepeda sejauh 6 km ke arah timur. Sembari bersepeda santai, Anda dapat pula berwisata kuliner di Pasar Legi, menelusuri lorong-lorong di Kotagede, atau mampir ke Makam Raja-raja Mataram yang ada di sana.
Tip:
Jangan lupa kenakan pakaian olahraga agar bersepeda makin nyaman. Bawa juga helm sepeda, sepatu, dan bekal air mineral secukupnya. Oiya, supaya lebih nyaman, siapkan playlist lagu favorit juga. Rekomendasi lagu perjalanan menarik bisa klik di link ini.