Sidebar

Ada Arak-arakan Manusia Kerbau di Ritual Kebo Keboan Banyuwangi

Ritual Kebo Keboan Banyuwangi ini menghadirkan arak-arakan puluhan manusia berkostum kerbau yang berkeliling di empat penjuru mata angin.

SHARE :

Ditulis Oleh: Himas Nur

Ritual Kebo Keboan Banyuwangi merupakan tradisi adat di Desa Alasmalang Kecamatan Singorujuh, Banyuwangi. Tradisi ini digelar tiap bulan Suro atau 1 Muharram penanggalan Jawa.

Baca Juga: 5 Tradisi Menyatakan Cinta yang Unik dan Nyeleneh dari Seluruh Dunia

Berdasar kepercayaan, ritual Kebo Keboan Banyuwangi ini merupakan cerminan dari ungkapan rasa syukur kepada Tuhan serta ungkapan doa atas hasil panen yang semoga kian meningkat di tahun berikutnya.

arak-arakan manusia kerbau dan perwujudan Dewi Sri (Foto/banyuwangi bagus)

Ritual ini menghadirkan arak-arakan puluhan manusia berkostum kerbau yang berkeliling di empat penjuru mata angin. Selain manusia kerbau, ada pula sosok Dewi Sri, simbol kesuburan masyarakat agraris, yang ditandu mengikuti manusia kerbau dan diarak.

Awal mula Ritual Kebo Keboan Banyuwangi

Ritual ini dikabarkan sudah merupakan turun temurun di wilayah Banyuwangi. Masyarakat desa di sekitar sawah dan perkampungan, mengucap syukur atas limpahan panen serta berdoa untuk musim tanam tahun depan.

Ritual ini kemudian mendapat perhatian pemerintah setempat. Bukan berarti pemerintah mengubah konsep atau pun ritual, namun sebatas membuatnya ritual ini menjadi kolosal dan mengemasnya secara menarik bagi wisatawan yang hadir.

ritual adat di Banyuwangi (Foto/Arterinews)

Ritual Kebo Keboan Banyuwangi sendiri sudah termasuk dalam salah satu agenda Banyuwangi Festival yang digelar tiap tahun. Upaya ini merupakan langkah nyata dalam melindungi dan melestarikan tradisi budaya serta kepercayaan masyarakat setempat.

Baca Juga: Menengok Potret Ritual Kedewasaan Bocah-bocah Suku Maasai di Kenya

Tak hanya sebagai upaya melindungi dan melestarikan, namun adanya ritual yang digubah menjadi festival rakyat bersama ini dapat pula meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat Banyuwangi.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Jadwal Pembukaan Pendakian Gunung di Indonesia di Masa New Normal

Suku Osing di Banyuwangi, Kenapa Berbeda dengan Suku Jawa Lainnya?

Suku Osing di Banyuwangi, Suku Bangsa Asli dari Ujung Timur Pulau Jawa

Legenda Sri Tanjung, Putri Jelita yang Menjadi Asal-Usul Banyuwangi

Museum Kematian Surabaya, Surga Kaum yang Terobsesi pada Kematian

Amarta Hills Hotel & Resort, Akomodasi di Batu dengan Panorama Indah

FALLBACK
The END