Sidebar

Menurut Penelitian, Traveling Terbukti Berikan 6 Manfaat Nyata Bagi Kehidupan

Traveling cuma buang-duang duit? Itu pernyataan kuno! Nyatanya, traveling punya banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari

SHARE :

Ditulis Oleh: Dwi Wahyu Intani

Akhir-akhir ini kegiatan traveling semakin marak digembor-gemborkan. Hal ini tidak terlepas dari semakin tingginya kebutuhan traveling bagi kebanyakan orang dari waktu ke waktu.

Foto diambil dari sini

Traveling merupakan salah satu kegiatan yang dinilai mampu memberikan efek relaksasi yang menyegarkan. Oleh karena itu, tak heran jika banyak orang yang berlomba-lomba untuk sesegera mungkin melakukan perjalanan dan mendapatkan kesenangan.

Tahukah kamu? bahwa traveling selain menjadi hal yang menyenangkan juga bisa memberikan efek positif lainnya dalam skala yang luas. Seperti pada jurnal yang ditulis oleh Roger Dow, seorang presiden dan CEO dari asosiasi travel Amerika Serikat, yang berjudul “Travel Effect: A Call to Lead, a Means to Do So” setidaknya ada 6 hal yang menjadikan bahwa traveling itu perlu dan mempunyai banyak manfaat.

1. Meredakan stres

Selain jurnal tesebut, pada berbagai penelitian selama 30 tahun terakhir menunjukkan hasil yang konsisten bahwa individu akan merasa dirinya lebih baik dan lebih bisa mengatasi stres setelah melakukan traveling. Contoh pada penelitian tahun 2011 terhadap 3.500 traveler menunjukkan adanya manfaat yang sangat besar yang dirasakan oleh mereka yaitu menjadi lebih bahagia dengan seringnya melakukan traveling.

Udara yang segar, pepohonan yang rindang, gemericik air, ombak pantai, sunshine/sunset dan semua suasana baru yang kita jumpai ketika traveling tidak menutup kemungkinan bisa memberi kepuasan dan ketenangan tersendiri. Adanya udara segar dapat menyuplai oksigen baru dalam diri kita. Selain itu pemandangan – pemandangan yang indah juga bisa sebagai moodbooster yang dapat membangkitkan gairah hidup lebih hidup.

 

2. Menurunkan risiko terserang penyakit

Dow menulis, selain stres, ternyata traveling juga mampu mengurangi risiko serangan penyakit seperti jantung dan stroke. Pada penelitian yang dilakukan terhadap lebih dari 12.000 laki – laki yang mempunyai resiko tinggi terhadap penyakit jantung, ditemukan bahwa orang yang melakukan lebih banyak traveling mempunyai resiko penyakit jantung dan stroke yang rendah. Selain itu, dalam jurnal tersebut juga disebutkan bahwa traveling dapat mengurangi risiko jantung koroner.

 

3. Membangun dan mempererat ikatan persaudaraan

Selain manfaat untuk kesehatan, traveling juga berguna untuk meningkatkan hubungan sosial terhadap sesama, terutama dengan keluarga.

Dalam jurnal, Dow menyebutkan bahwa traveling bersama keluarga dapat meningkatkan hubungan kekeluargaan, mengembangkan komunikasi kekeluargaan dan meningkatkan kekompakan dalam keluarga.

Pada umumnya banyak orang yang enggan ketika harus traveling bersama keluarga, terlebih lagi pada anak remaja. Padahal berdasarkan penelitian, didapatkan bahwa lebih dari setengah remaja yang masuk dalam survey merasa adanya kekuatan dan kedekatan yang terbangun dalam keluarga setelah melakukan traveling dengan keluarga. Selain itu, 93% remaja mendeskripsikan perjalanan bersama keluarga merupakan kesempatan untuk quality time dengan orang tua mereka.

 

4. Pembelajaran yang abadi

Manfaat traveling pada dimensi yang lebih luas dan menarik lainnya adalah bahwa traveling juga mempunyai peranan dalam proses pendewasaan setiap individu. Dalam suatu perjalanan panjang, seringkali kita dituntut untuk bisa mengambil keputusan secara tepat dan cepat. Hal inilah yang menjadikan traveling sebagai sarana edukasi untuk pengembangan diri karena pembelajaran yang berharga adalah pengalaman itu sendiri.

Dow menjelaskan bahwa dengan melakukan perjalanan atau traveling dan keluar dari rutinitas sehari – hari, tidak peduli bagaimana perjalanan kita, traveling mempunyai kekuatan untuk memberi kita pandangan baru yang lebih segar tentang apa yang sudah kita kenali sebelumnyadaripada apapun, yaitu diri kita sendiri. Intinya dari traveling ini kita mampu mengenali siapa diri kita sebenarnya.

 

5. Menambah wawasan baru

Traveling selain bisa digunakan untuk pembelajaran diri menjadi lebih dewasa, juga dapat digunakan sebagai alat untuk menambah wawasan baru tentang ilmu pengetahuan. Ketika kita mengunjungi suatu tempat yang baru, pasti akan ada hal baru yang kita jumpai, seperti kebudayaan, suku, geografi dan lain sebagainya. Dari situ, secara tidak langsung kita bisa mengenali budaya dan kebiasaan yang berkembang di suatu tempat yang baru kita kunjungi tersebut.

 

6. Membangun jiwa kemimpinan dalam diri

Menurut Dow, travel dan leadership adalah sesuatu yang saling melengkapi. Pada dasarnya, traveling mempunyai peranan yang signifikan sebagai upaya agar diri kita tetap sehat, baik secara fisik, mental maupun emosional. Menurutnya, ketiga hal inilah yang bisa membawa diri kita aktif membangun dunia ini menjadi lebih baik.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Kumpulan Foto Jadul Tempat-tempat Wisata Populer di Indonesia

Kesalahan Saat Pendakian Jangan Terus Disesali, Karena 'Menyerah' Bukan Gaya Seorang Petualang

Jangan Salah Pilih Teman Mendaki Gunung!

Sampah Plastik Tak Asyik, Mari Menjadi Traveler Peduli Lingkungan

Ini Jawaban Atas Pertanyaan-pertanyaan Anda Seputar Pesawat dan Penerbangan

Cari Tahu Kualitas Hubunganmu dengan Pasangan Lewat Traveling Bareng

FALLBACK
The END