Sidebar

Mengenal Muasal Paris van Java di Hari Jadi Kota Bandung

Daendels mengeluarkan SK tanggal 25 September 1810 tentang pembangunan Bandung. Peristiwa ini kemudian diabadikan sebagai hari jadi Kota Bandung.

SHARE :

Ditulis Oleh: Himas Nur

Hari jadi Kota Bandung jatuh pada 25 September. Untuk lebih menghayati hari ulang tahun kota ini, mari sama-sama simak asal-usul atau sejarah muasal dari Kota Bandung berikut ini.

Baca Juga: Sky Garden Bandung, Surga Dunia untuk Pencinta Selfie Berlatar Bunga-Bunga Artsy

Kilas sejarah hari jadi Kota Bandung

ikon kota bandung, gedung sate. (Foto/explore wisata)

Pada tahun 1896, Bandung belum menjadi suatu kota, melainkan berupa ‘kampung’ yang penduduknya berkisar 29.382 orang, dengan 1.250 orang diantaranya berkebangsaan Eropa.

Kota Bandung kemudian mulai dijadikan sebagai kawasan pemukiman sejak pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, melalui Gubernur Jenderalnya waktu itu Herman Willem Daendels.

Daendels mengeluarkan surat keputusan tanggal 25 Sepetember 1810 tentang pembangunan sarana dan prasarana untuk kawasan ini. Di kemudian hari peristiwa ini diabadikan sebagai hari jadi Kota Bandung.

Kota Bandung secara resmi kemudian mendapat status gemeente (kota) dari Gubernur Jenderal J.B. van Heutsz pada tanggal 1 April 1906 dengan luas wilayah waktu itu sekitar 900 hektare. Luas itu kemudian bertambah menjadi 8.000 hektare di tahun 1949, sampai terakhir bertambah menjadi luas wilayah saat ini.

Asal-usul julukan Paris van Java

Braga di masa lalu (Foto/wisata di bandung)

Berdasar buku autobiografi milin Entin Supriatin, Deritapun Dapat Ditaklukan (2006), Bandung dikenal sebagai Paris van Java atau Paris-nya Pulau Jawa.

Banyak yang mengira bahwa julukan Paris ini karena keindahan dan pesona Kota Bandung. Namun sebenarnya, julukan ini muncul karena pada waktu itu di Jalan Braga terdapat banyak toko yang menjual barang-barang produksi Paris, terutama toko pakaian.

Baca Juga: Orchid Forest Bandung, Destinasi yang Wajib Dikunjungi Milenial Minimal Sekali Seumur Hidup

Toko yang terkenal diantaranya adalah toko mode dan pakaian, Modemagazinj ‘au bon Marche’yang menjual gaun wanita mode Paris.

Ada juga restoran yang makanan khas Paris Maison Bogerijen yang menjadi tempat santap para pejabat dan pengusaha Hindia Belanda atau Eropa. Dari situlah muncul julukan lain bagi kota Bandung sebagai Parijs van Java.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Stevie G Hotel Bandung, Akomodasi Paling Nyentrik di Jawa Barat

Malaka Hotel Bandung, Akomodasi dan Wedding Venue Impian

Liz Palace Inn Hotel Bandung, Menginap di Istana Megah Bumi Priangan

VillaTel Salse Bandung, Karya Arsitektur Mekjubkan di Bumi Priangan

Silk Dago Hotel, Menginap di Galeri Seni Kontemporer Bandung

Fiori Hotel Bandung, Akomodasi Instagenic untuk Muda-Mudi Priangan

FALLBACK
The END