4 Destinasi Wisata di Banyuwangi yang Terkenal Sangat Angker

Destinasi wisata di Banyuwangi yang paling angker (hipwee.com)

Banyuwangi merupakan sebuah wilayah kabupaten yang terletak di Jawa Timur, Indonesia. Beberapa waktu belakangan ini, Banyuwangi menjadi perbincangan hangat seiring dengan viralnya kisah misteri KKN Desa Penari yang dibagikan melalui sebuah thread di twitter. Sang penulis dengan sengaja mengaburkan beberapa lokasi yang menjadi latar tempat kejadian tersebut. Sontak hal ini membuat banyak diantara pembaca yang menebak-nebak latar kejadian tersebut.

Berikut ini disajikan beberapa destinasi wisata di Banyuwangi yang diduga menjadi latar tempat tragedi mistis KKN Desa Penari di Jawa Timur.

1. Rawa Bayu

(99.co)

Rawa Bayu terletak di Kawasan Hutan Petak 8, Forest Songgon Resort, bagian dari Kesatuan Pemangku Hutan Rogojampi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Berlokasi di ketinggian 800 mdpl, Rawa Bayu memiliki udara asri yang sangat sejuk. Rawa Bayu sebenarnya merupakan sebuah rawa-rawa yang memiliki beberapa candi yang digunakan untuk mengenang jasa pahlawan yang berjasa mempertahankan tanah Blambangan dalam Perang Puputan Bayu pada 1771.

2. TN Alas Purwo

(Hipwee.com)

Taman Nasional Alas Purwo terletak di Kecamatan Tegaldilimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Secara umum kawasan Taman Nasional Alas Purwo dikategorikan dalam tipe hutan hujan dataran rendah dengan dominasi hutan bambu. Kegiatan seperti bertapa, semedi, sayan, bayenan, serta selamatan-selamatan lain yang berkaitan dengan pencarian ketenangan batin masih dilaksanakan di Taman Nasional Alas Purwo. Konon di Taman Nasional Alas Purwo banyak kejadian orang tersesat dan tewas dirampok, sehingga sampai kini terkenal akan keangkerannya.

3. Alas Gumitir

(hipwee.com)

Alas Gumitir berada di bawah Gunung Gumitir yang berada di perbatasan antara Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi. Nama Gumitir berasal dari kata gemitir, kumitir, kemitir yang merujuk pada nama sebuah tanaman dengan nama ilmiah Tagetes erecta yang sering digunakan sebagai sesajen. Dalam kepercayaan Jawa Kuno, alang-alang kumitir adalah nama kayangan dari Sang Hyang Wenang. Versi lain menyebutkan nama Gumitir berasal dari Legenda Damar Wulan. Pada masa penjajahan, Jepang membangun sebuah gua bawah tanah di untuk mengawasi jalur perlintasan kereta api yang melintasi Gunung Gumitir.

4. Alas Dadapan

(vtv.vn)

Wilayah Alas Dadapan didominasi oleh lahan pertanian. Tak jauh dari area perkampungan penduduk, di bagian barat jalan raya terdapat gudang-gudang bekas pabrik yang tidak berfungsi menyusul dinonaktifkannya Jalur Kereta Api Kabat-Banyuwangi Lama. Alas Dadapan memiliki hutan yang cukup lebat dengan udara yang sangat asri.

Terlepas dari benar atau tidaknya kisah KKN Desa Penari, Banyuwangi sudah dikenal luas oleh masyarakat lokal maupun mancanegara sebagai destinasi wisata dengan keindahan alam dan kearifan lokal yang menarik. Beberapa event berskala internasional juga telah rutin digelar setiap tahunnya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan.

Ingin mengadakan perjalanan wisata tapi malas repot ngurus ini itu? Tak perlu khawatir, Phinemo Marketplace hadir menyelasaikan permasalahan anda. Ratusan paket wisata dalam dan luar negeri dari tour opertaor terpercaya di Indonesia telah terdaftar di halaman Phinemo Marketplace. Tunggu apalagi, cek selengkapnya di >> Paket Wisata Phinemo Marketplace.

Dapatkan ulasan menarik tentang banyuwangi dan tulisan Lain dari Taufiqur Rohman

Tags: ,

Paket Produk Penawaran

Pajang Iklan Anda Klik Untuk Daftar