A-Z Tentang Angkor Wat yang Belum Banyak Orang Tahu

Tak disangka, ternyata Angkor Wat menyimpan banyak rahasia

Ditulis Oleh Echi

Seminggu yang lalu, saya berkesempatan untuk mengunjungi Candi Hindhu terbesar di dunia, Angkor Wat di Kamboja. Bukan hanya foto-foto indah yang saya dapat, tapi fakta-fakta unik tentang Angkor Wat yang terangkum dalam 9 hal berikut ini.

1. MulaiĀ Februari tahun depan, harga tiket masuk Angkor Wat naik dari 20 USD menjadi 37 USD untuk tour satu hari

tiket masuk Angkor Wat

tiket masuk Angkor Wat

Berita ini dikutip dari CTVNews.ca, bahwa mulai Februari 2017, harga tiket masuk ke Angkor Wat selama satu hari penuh akan naik dari 20 USD menjadi 37 USD. Menurut pemerintah setempat, 2 USD dari hasil penjualan tiket akan didonasikan untuk rumah sakit anak Kantha Bopha di Siem Reap dan Phnom Penh.

2. Tahukah kamu, warga lokal bebas masuk Angkor Wat tanpa tiket masuk

Foto bersama dua biksu cilik di Angkor Wat

Foto bersama dua biksu cilik di Angkor Wat

Ketika saya berbincang dengan seorang teman warga asli Kamboja, saya sedikit terkejut saat mengetahui bahwa warga lokal tidak dipungut biaya jika ingin mengunjungi Angkor Wat. Sedangkan turis asing harus membayar 20 USD.

Ada cerita unik, ketika saya mengunjungi Angkor Wat untuk menyaksikan sunset, petugas tidak mengecek tiket saya. Kata teman saya, hal itu dikarenakan saya memiliki wajah yang mirip dengan warga asli Kamboja. Yah, tahu gitu nggak usah beli tiket saja kali ya.

3. Angkor Wat merupakan Candi Hindhu terbesar di dunia, namun sekarang dialih fungsikan sebagai kuil buddha

Seorang biksu sedang memberikan doa kepada turis

Seorang biksu sedang memberikan doa kepada turis

Angkor Wat memang merupakan candi Hindhu yang dibangun oleh Raja Suryawarwan II pada pertengahan abad 12. Namun, seiring berjalannya waktu, Candi Hindhu terbesar di dunia ini kini digunakan sebagi tempat bersembahyang oleh umat buddha Kamboja.

4. Biksu-biksu kecil yang kamu temui di Angkor Wat, rata-rata berasal dari keluarga yang kurang mampu

Biksu-biksu cilik di Angkor Wat

Biksu-biksu cilik di Angkor Wat

Perjalanan saya ke Kamboja kali ini memberikan banyak pelajaran. Terlebih untuk selalu mensyukuri apa yang sudah Tuhan berikan. Karena tidak semua orang memiliki nasib yang beruntung seperti kita.

Seperti para biksu-biksu kecil di sekitar Angkor Wat. Menurut penjelasan teman Kamboja saya, salah satu alasan mengapa mereka menjadi biksu adalah karena keadaan ekonomi. Dimana ketika mereka menjadi biksu, mereka bisa memperoleh kehidupan yang lebih baik.

5. Angkor Wat paling ramai dikunjungi turis saat November

Ratusan turis berjajar menyaksikan sunrise Angkor Wat di balik kolam

Ratusan turis berjajar menyaksikan sunrise Angkor Wat di balik kolam. Foto merupakan dokumentasi pribadi

Hal tersebut dikarenakan, pada saat bulan November, warga Kamboja tengah merayakan Water Festival. Turis lokal dan mancanegara beramai-ramai mengunjungi pagelaran festival yang diadakan pemerintah setempat. Selain itu, November adalah high season bagi para traveler karena mendekati libur akhir tahun.

6. Kamu bisa meminta doa dari para biksu di Angkor Wat dengan memberikan donasi sukarela

Gelang pemberian biksu di Angkor Wat

Gelang pemberian biksu di Angkor Wat

Setelah puas menikmati setiap sudut dan lekuk Angkor Wat, kamu bisa meminta doa kepada biksu. Serangkaian doa dirapalkan sambil mengenakan seikat tali berwarna merah atau orange, setelah itu Biksu akan mencipratkan air ke kepala agar kita selalu memperoleh berkah.

7. Angkor Wat merupakan candi utama dari sekian banyaknya candi di kompleks Angkor, Siem Reap

angkor-wat-7

Angkor Wat. Foto dokumentasi pribadi penulis

Selain Angkor Wat, ada banyak candi-candi di Kompleks Angkor. Seperti Tha Prom, Bayon, Elephant Terrace, dll. Namun, Angkor Wat menjadi candi paling populer dan terbesar di kompleks Angkor.

8. Angkor Wat menjadi satu-satunya bangunan di dunia yang digunakan sebagai simbol bendera negara

angkor-wat-8

Bendera Kamboja. Sumber foto

Jika kamu perhatikan, Kamboja merupakan satu-satunya negara di dunia yang menggunakan simbol bangunan pada bendera negara. Simbol Angkor Wat digunakan sebagai lambang bendera karena Angkor Wat sangat dibanggakan oleh warga Kamboja.

9. Angkor Wat lebih cantik dari pada Borobudur?

Salah satu sudut Angkor Wat. Foto merupakan dokumentasi pribadi

Salah satu sudut Angkor Wat. Foto merupakan dokumentasi pribadi

Angkor Wat dan Candi Borobudur memang tidak bisa dibandingkan. Namun, jika ditanya, mana yang lebih megah dan indah, menurut pendapat saya pribadi, Angkor Wat lebih cantik dan megah. Susunan material yang digunakan untuk membangun Angkor Wat sebagian besar masih original, belum banyak mengalami pemugaran. Selain itu, kanal-kanal luas yang mengelilingi Angkor Wat semakin menimbulkan suasana yang epik. Apalagi saat fajar tiba.

10. Tidak benar kalau Angkor Wat dikelilingi banyak sampah dan kotor

angkor-wat-11

Sebelum berangkat ke Kamboja, beberapa teman memberikan review yang kurang baik tentang Angkor Wat. Hanya berbekal kata teman temannya, mereka bilang Angkor Wat kotor banyak sampah. Ternyata, saat saya ke sana, hanya menemui satu botol minuman mineral yang terbuang di pinggir tempat sampah.

11. Harga satu botol air mineral kecil (500 ml) di sekitar area Angkor Wat dijual kepada turis seharga 1 USD

Foto merupakan dokumentasi pribadi penulis

Foto merupakan dokumentasi pribadi penulis

Pariwisata merupakan sektor kedua setelah pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi warga Kamboja. Banyaknya turis yang berkunjung ke Angkor Wat menjadi ladang basah bagi warga sekitar. Harga 1 botol air mineral 500 ml dihargai 1 USD. Padahal kalau kamu warga lokal, harganya hanya 1000 riel (1 USD = 4000 riel)

***

 

Dapatkan ulasan menarik lainnya tentang , tulisan lain Echi

Gabung dengan Phinemo Community, kumpulkan poin dengan membagikan pengalaman jalan-jalan kamu dan tukarkan dengan reward dari Phinemo Partner. Gabung Sekarang ->

Rekomendasi

Next Post