Virtual Tour di Masa Pandemi Jadi Solusi Desa Wisata Agar Bertahan

Desa wisata dituntut untuk mampu beradaptasi. Mengembangkan wisata berbasis Virtual Tour di masa pandemi Covid-19 dapat menjadi solusi.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal dalam industri pariwisata Indonesia. Berbagai pembatasan telah membuat sejumlah desa wisata terpaksa harus tutup agar tidak menjadi cluster baru penularan virus berbahaya ini. Supaya tidak gulung tikar, desa wisata dituntut untuk mampu beradaptasi dengan keadaan. Mengembangkan wisata berbasis Virtual Tour di masa pandemi Covid-19 dapat menjadi solusi.

Dengan Virtual Tour, wisatawan akan diajak berjalan-jalan berkeliling desa wisata secara online dari rumah menggunakan smartphone. Sehingga meskipun masih tertutup untuk kunjungan, melalui Virtual Tour maka desa wisata akan tetap memperoleh pemasukan. Salah satu yang sukses menerapkan strategi ini yaitu Desa Nglanggeran yang terletak di wilayah Kabupaten Gunungkidul, Provinsi D.I. Yogyakarta.

Baca juga: Desa Wisata Nglanggeran Tetap Tangguh Meskipun Dihantam Pandemi

Desa Wisata Nglanggeran menghadirkan paket wisata digital “Virtual Tour Desa Wisata Nglanggeran” yang bekerjasama dengan komunitas Pirtual Projects yang sangat ahli di bidang teknologi digital. Melalui paket wisata digital ini, wisatawan dapat berkeliling ke sejumlah destinasi seru di Desa Wisata Nglanggeran, seperti Gunung Api Purba, Griya Cokelat Nglanggeran, Kampung Pitu, hingga Air Terjun Kedung Kandang.

Potret Desa Wisata Nglanggeran (instagram/catatanwisata)

Pelatihan Virtual Tour Desa Wisata

Mengembangkan Virtual Tour membutuhkan teknologi canggih dengan diimbangi wawasan keilmuan yang mumpuni. Hal ini menjadi kendala tersendiri bagi pengelola desa wisata di Indonesia. Menanggapi persoalan ini, Kementerian Desa melalui Lembaga Pembangunan Desa Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar pelatihan penyelenggaraan Virtual Tour secara gratis pada sekitar awal Maret 2021 lalu.

Baca juga: 62 Virtual Tour Gratis di Dunia, Traveling Online dari Smartphone!

Terdapat hampir seribuan desa wisata dari seluruh penjuru Indonesia yang turut serta pelatihan ini. Virtual Tour di masa pandemi Covid-19 menjadi sangat penting agar industri pariwisata tetap terus berjalan. Tidak hanya itu, dengan Virtual Tour, para pelaku usaha juga bisa mempromosikan desa wisata pada masyarakat luas. Keunggulan utama dari Virtual Tour adalah murah dan memiliki jangkauan yang luas.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU