Alasan Keamanan, Mahasiswi Berjilbab Indonesia Ini Dipaksa Melepas Jilbabnya di Bandara Roma

Aghnia, mahasiswi asal Indonesia itu, menolak melepas jilbabnya karena menurutnya itu adalah bentuk diskriminasi.

Mia Kamila • April 18, 2017


mahasiswi berjilbab

Tersebar di media sosial, seorang mahasiswi asal Indonesia, marah-marah saat melewati pintu pemeriksaan di Bandara Ciampino, Roma. Melansir dari daily mail, hal itu disebabkan karena ternyata Aghnia Adzkia  -si mahasiswi, menolak melepas jilbabnya di bandara.

Video amatir kemarahan petugas bandara kepada Aghnia Adzkia, tersebar di internet

Dalam video ini nampak seorang petugas wanita sedang menjelaskan kepada Aghnia Adzkia dengan nada tinggi bahwa dia harus melepas jilbabnya karena petugas tersebut menganggap calon penumpangnya tidak aman. Bisa saja Aghnia menyimpan sesuatu di dalam jilbabnya. 

Tapi sebaliknya, si Aghnia justru merasa terdiskriminasi terhadap perlakuan petugas bandara itu. Dia menilai bahwa perlakuan itu tidak adil baginya.

Aghnia pun menolak ajakan petugas wanita ke ruang pribadi untuk melakukan pemeriksaan. Aghnia pun meminta petugas untuk menjelaskan tentang alasan kenapa harus ada pemeriksaan tersebut. 

Merasa terdiskriminasi, Aghnia pun menuliskan pengalamannya di facebook 

melepas jilbabnya di bandara

Kutipan facebook Aghnia Adzkia

Kejadian ini dialami Aghnia saat akan terbang ke London pada hari minggu di ibukota Italia, Roma. Meskipun mahasiswa Universitas Goldsmith ini meminta para petugas melihatkan aturan hukumnya namun tetap saja petugas itu tidak mengizinkan mahasiswi ini lolos dan mengikuti penerbangan ke London atau dia mau mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan. Setelah itu, petugas menyeretnya keluar dari area keamanan dengan cara yang tidak sopan. Salah satunya dengan menarik tasnya dan menyuruh dia untuk diam.

Dalam postingannya, Aghnia mengatakan bahwa dia tidak begitu saja percaya terhadap perlakuan petugas itu tanpa ada dasar yang kuat tentang aturan tersebut. Dia pun menganggap bahwa hal ini adalah masalah martabat manusia dan hak-haknya. 

Setelah kejadian itu, Aghni pun memilih melanjutkan perjalanannya ke London melalui Bandara Leonardo da Vinci-Fiumicino, Roma. Dan lagi-lagi petugas bandara memintanya untuk melepas hijabnya. Tapi kali ini dia tak mau ribut, ia menuruti permintaan petugas bandara itu dan dia menuliskan kembali bahwa dia tidak perlu menyembunyikan sesuatu di balik hijabnya karena dia bukan teroris. 

Cerita yang terunggah di dunia maya pun kini menjadi viral. Gimana pendapatmu tentang kejadian ini? Share di kolom komentar, ya!

Baca juga artikel phinemo lainnya, ya!


Tinggalkan Komentar

Komentar