7 Cara Selamat dari Kecelakaan Pesawat yang Harus Diketahui

Kasus Sriwijaya Air SJ182 minggu lalu menciptakan trauma tersendiri. Berikut telah disajikan cara selamat dari kecelakaan pesawat.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Cara selamat dari kecelakaan pesawat selalu ada, dan kemungkinan tewas dalam tragedi kecelakaan pesawat sebenarnya sembilan juta berbanding satu. Namun demikian, kasus Sriwijaya Air SJ182 minggu lalu menciptakan trauma tersendiri bagi para penumpang pesawat. Tidak perlu khawatir, transportasi udara ini adalah yang paling aman serta jarang kecelakaan.

Memang tak semua orang terlatih menyelamatkan diri dari kondisi genting di dalam pesawat, tapi terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai upaya meningkatkan peluang selamat. Sehingga, ketika dihadapkan dalam kondisi ini anda akan berpikir cara untuk selamat, bukan bagaimana akan meninggal. Berikut telah disajikan cara selamat dari kecelakaan pesawat.

1. Berpakaian yang Benar

Kenakan pakaian yang tertutup karena saat kemungkinan kecelakaan itu terjadi anda harus berusaha tetap hangat. Dengan pakaian tertutup, anda juga dapat terhindar dari goresan, cedera, atau luka bakar. Gunakan kaos lengan panjang, celana panjang, dan sepatu bertali yang nyaman. Hindari memakai sandal atau sepatu hak tinggi yang akan menyulitkan bergerak.

2. Duduk di Bagian Ekor Pesawat

Penumpang yang duduk di bagian ekor pesawat memiliki tingkat selamat 40% lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena mereka dapat keluar dengan cepat melalui pintu darurat di belakang. Memang akan lebih aman berada di kelas ekonomi dibandingkan dengan penerbangan kelas satu. Dihimbau memilih kursi yang paling dekat pintu keluar, di lorong atau ekor pesawat.

3. Taruh Tas Kecil di Bawah Kursi

Tidak banyak yang tahu bahwa meletakan tas kecil di bawah kursi dapat memberikan perlindungan ekstra kepada kaki dari cedera, termasuk patah kaki yang sering terjadi pada kecelakaan pesawat. Menempatkan barang di bawah kursi depan akan menutup celah cedera, kaki tidak tergelincir ke bawah dan terperangkap. Tulang kering dapat terlindungi dari benturan.

4. Baca Petunjuk Keselamatan

Terdengar sepele, namun haram diabaikan. Jangan berpikir anda sudah mengetahuinya, karena setiap jenis pesawat punya petunjuk keselamatan yang berbeda-beda. Bagi anda yang duduk di barisan pintu keluar, sangat penting untuk mengetahui cara membukanya jika kondisi darurat terjadi. Pramugari memang akan membukanya saat kondisi normal, namun saat mereka tewas atau terluka maka anda harus membukanya.

5. Pakai Sabuk Pengaman

Sabuk pengaman harus selalu dipakai di dalam pesawat, bahkan saat anda sedang tidur sekalipun. Sabuk juga harus selalu terpasang dengan kencang. Setiap centimeter sabuk pengaman yang longgar akan memberikan gaya gravitasi menjadi tiga kali lebih kuat ketika kecelakaan. Doronglah sabuk pengaman serendah mungkin pada pinggul agar bisa menahan tubuh anda.

6. Bersiap untuk Benturan

Posisi siap benturan telah diuji pada boneka sejak 1967. Posturnya memang berubah-ubah dan beberapa kali diperbarui, namun gagasan umum masih tetap sama. Condongkan tubuh ke depan kemudian dekatkan bagian kepala ke kursi di depan. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan adanya pukulan dan mengurangi dampak sekunder, seperti cedera kepala karena benturan.

7. Ketika Pesawat Akan Jatuh

Saat pesawat akan jatuh, pakai masker oksigen, kenakan pelampung, serta sesegera mungkin keluar dari pesawat. Tinggalkan semua barang bawaan anda, prioritas paling penting adalah nyawa dan keselamatan. Lindungilah diri dari asap karena api dan asap menjadi penyebab kematian yang paling umum dalam kecelakaan pesawat. Setelah jatuh, pergilah setidaknya 150 meter melawan arah angin dari lokasi bangkai pesawat.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU