7 Cara Sakti Untuk Menjadi Seorang Solo Traveler

SHARE :

Ditulis Oleh: Prameswari Mahendrati

photo from www.darelative.co

Beberapa orang tampak jelas memperhatikan ketika saya sedang berfoto selfie dengan menggunakan tongsis, tongkat bantu untuk berfoto. Mungkin mereka berpikir saya orang gila yang sedang lepas di taman kota. Ah, tak apalah toh mereka juga tidak mengenal saya, begitu pun sebaliknya dan saya juga  tidak akan bertemu dengan orang-orang itu lagi. Maklum lah, ini pertama kalinya saya bepergian seorang diri, tidak tanggung-tanggung, saya juga melancong ke negeri tetangga, Kuala Lumpur, Malaysia.

Memang sudah agak lama saya ingin menjajal untuk menjadi solo travellers, salah satu yang menjadi masalah adalah melawan takut, takut nyasar lah, takut ketemu orang jahat lah, bla bla bla takut ini dan itu. Lantas kalau hanya kalah sama rasa takut, nggak akan bisa melihat indahnya negeri tetangga dong? di luar sana pasti indah. Berbekal nekat, mental, tiket pesawat promo, akhirnya saya angkat kaki juga. Nah, kali ini saya akan berbagi tips dari pengalaman solo traveller ke negara tetangga:

1.    Persiapkan perlengkapan

Bukan berarti jika melancong ke negara tetangga kamu bisa membawa semua barang yang ada di lemari. Ingat! Bawa pakaian sesuai kapasitas, sesuaikan baju dengan lamanya kamu tinggal di sana. Jangan lupa bawa tas selempang kecil untuk menyimpan dompet, passport, tiket, handphone. Bawa alat mandi dalam kemasan kecil untuk efisiensi tas, lalu obat-obatan.

2.    Berburu info

Jangankan wisata di luar negeri, wisata di dalam negeri pun membutuhkan info. Cari info selengkap mungkin, kalau bisa jangan dari satu sumber, rekomendasi dari teman yang pernah ke sana sebelumnya biasanya lebih evektif, karena saya punya pengalaman tertipu oleh salah satu tulisan blog yang bilang kalau tempat tersebut bagus, eh ternyata biasa aja, relatif sih memang.

3.    Buatlah itinerarty perjalanan

Nggak ada salahnya kamu bikin step by step perjalanan kamu, supaya kamu di sana tidak mati gaya dan tau harus melangkah kemana saja, rute nya kemana, menginap dimana. Selain itu kamu juga akan lebih mudah menyesuaikan budget.

4.    Bahasa Inggris

Latihlah kemampuan berbahasa Inggrismu, jika kamu bukan orang yang aktif berbicara bahasa Inggris, minimal kamu tau basic-basic nya, seperti bertanya alamat dan alamat, bertanya harga.

5.    Identitas

Ada baiknya kamu scan dulu passport, visa, dan KTP. Sekedar berjaga-jaga kalau ID kamu hilang, jadi kamu masih punya cadangan, paling tidak di simpan di e-mail.

6.    Simpan uang di beberapa tempat

Ingat poin ke 5, sekedar berjaga-janga apabila dompet kamu hilang, jadi kamu masih punya cadangan uang di mana-mana. Misalnya, sebagian ada yang di simpan di dompet, di tas, dan di saku.

7.    Jangan pamerkan kalau kamu solo traveller

Jangan tunjukan bahwa diri kamu sebatang kara di negeri orang, kita tidak tahu orang yang kita jumbai baik atau tidak, yah bukannya mengajarkan berburuk sangka, tidak. Tapi, tidak ada salahnya untuk waspada. Ingat! “Kejahatan tidak hanya terjadi karena ada niat si pelaku, tetapi karena ada kesempatan”, begitu kata bang Napi. Kalau kalian ngotot ingin pamer, jangan pamer dengan orang yang tidak dikenal, pamerlah di akun sosmed pribadimu dan tulis ceritamu di blog, kamu akan jadi traveller writer, itu bisa jadi lebih keren.

Itu dia tips dari saya untuk kamu para darah muda yang ingin menjajal menjadi seorang solo traveller, menjadi seorang solo traveller bukan sekedar menunjukan keberanian, tapi bagaimana kamu menikmati masa muda dengan berpetualang dan mengenali diri sendiri lebih jauh.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU