11 Film yang Akan Membuatmu Ingin Segera Mengepak Tas Ransel

Shabara Wicaksono • December 23, 2014

before-sunrise 2

Foto dari tech.kinja.com

Kebanyakan orang menonton film untuk hiburan. Saya pun. Saya tipe orang yang harus mengikuti alur cerita dari awal, tanpa gangguan. Itulah kenapa saya lebih suka menonton film sendirian dalam kondisi hening. Mengikuti alur kemudian membayangkan seolah kita sendiri yang mengalami peristiwa-peristiwa dalam film sangat mengasyikan bagiku. Tak terkecuali film-film tentang perjalanan.

Membayangkan bagaimana luar biasanya mengunjungi negara-negara berbeda hanya dalam 80 hari seperti Phileas Fogg dalam Around The World in 80 Days, atau seperti film Before Sunrise, menjadi Jesse yang bertemu dengan seorang wanita cantik yang ternyata akan menjadi cinta sejatinya di sebuah kereta saat dalam perjalanan menuju Vienna? Imajinasi-imajinasi liar seperti itu sering bermunculan dikepala saat menikmati sebuah film tentang perjalanan. Serasa ingin segera berkemas dan melangkahkan kaki mencari dunia baru di luar sana.

Beberapa film bernuansa perjalanan di bawah ini akan membuat Anda segera mengepak barang-barang ke tas ransel.

1. Eat, Pray, Love

Bayangkan Anda berkeliling ke beberapa negara untuk menemukan hal-hal yang Anda anggap penting dalam hidup Anda? Elizabeth Gilbert memilih traveling untuk mencari makna hidupnya. Di Italia dia menemukan kebahagiaan hati lewat sajian lezat hidangan khas Italia. Untuk menemukan kedekatan dengan Tuhan,sesuatu yang telah lama hilang dari hidupnya, Elizabeth pergi India. Perjalanannya bermuara ke Bali, yang digambarkan luar biasa indah di film ini, membuat siapapun yang menonton ingin segera memesana tiket pesawat ke pulau dewata. Pencarian ‘love’ menjadi salah satu bagian terpenting dari perjalanan Elizabeth.

2. The Motorcycle Diaries

Film yang setelah kutonton membuatku merasa yakin bahwa berkeliling dunia menggunakan motor bukan sesuatu yang mustahil. Jiwa berkendara benar-benar tergambarkan dalam film ini. Film yang berlatar tahun 1952 ini mengangkat perjalanan Guevara bersama Granado melintasi Argentina, Cili, Venezuela serta Kolombia sejauh 14000 km.

 

3. Into the Wild

Pernah terbayangkan Anda meninggalkan kehidupan normal dan semua rutinitas keseharian Anda? Alexander Christopher Mccandles melakukannya. Dia nekat membuang kartu identitas, kartu debit, bahkan uangnya. Dirinya memilih untuk hidup dipadang luas di Amerika. Menonton film ini kita disuguhkan cara bertahan hidup seorang Christopher yang menjelajahi Las Vegas, Atlanta, serta beberapa tempat lainnya.

4. Lost in Translation

Film yang berhasil mengangkat nama Scarlett Johansson ini berkisah tentang 2 orang Amerika Serikat yang pergi ke Tokyo untuk alasan yang berbeda. Mereka adalah Bob Harris, seorang aktor yang akan melakukan syuting iklan di Jepang. Serta Charlotte yang datang ke Jepang untuk mendampingi suaminya yang seorang fotografer. Kompleksitas kehidupan di Jepang membuat mereka mengalami culture shock dan mendapatkan masalah karena hal itu. Pernah mengalami culture shock saat traveling? Mungkin Anda akan merasa bercermin saat menonton film ini.

5. The Endless Summer

Film ini merupakan salah satu film klasik tentang selancar. Di kalangan para peselancar film ini cukup populer. Endless Summer berkisah tentang 2 peselancar yang berkeliling dunia selama musim panas, hanya untuk menaklukan ombak-ombak di pantai yang mereka kunjungi.

Film ini cukup menarik meskipun mungkin Anda sama sekali belum pernah berselancar. Saat menonton film ini saya bisa mengerti bagaimana perasaan para peselancar saat melihat ombak besar di pantai, seperti anak kecil yang diberi mainan baru.

6. 7 Years in Tibet

Film ini merupakan hasil adaptasi dari buku Heinrich Harrer. Film ini berkisah tentang pendakian gunung dalam kondisi yang ekstrim. Kondisi dan suasana pegunungan ekstrim digambarkan dengan bagus dalam film ini. Menonton film ini membuat kita tertantang ingin mendaki gunung yang digambarkan dalam film tersebut.

7. Amelie

Film berlatar belakang keelokan dan kecantikan Paris ini bercerita tentang Amelie, seorang pelayan berumur 23 tahun. Dirinya ingin menyebarkan kebahagiaan pada orang-orang di sekitarnya. Pesan yang disampaikan dalam film ini tak jauh beda dengan Lost in Translation, namun dengan sudut pandang yang agak berbeda. Film-film tersebut mengingatkan pentingnya kita untuk berinteraksi dengan warga lokal.

8. Le Grand Voyage

Film ini cocok ditonton bersama orang tua, khususnya ayah. Menonton film ini akan membuat kita merasa bahwa kita harus lebih perhatian lagi pada ayah kita. Film ini berkisah tentang seorang ayah dan anak yang ingin naik haji melalui perjalanan darat dari Paris ke Mekkah. Ada satu scene favoritku, ketika si anak bertanya pada sang ayah, “kenapa kita tidak naik pesawat saja?” Jawaban sang ayah akan membuat hati kita tergetar. Temukan sendiri jawaban si ayah dalam film ini. Akhir film ini cukup membuat orang yang menontonnya meneteskan air mata.

9. Vicki Christina Barcelona

Sebuah drama percintaan yang unik dan kompleks. Berlatar belakang utama kota Barcelona yang indah, cerita ini bermula dari 2 orang wanita Amerika berlibur ke Barcelona. Di sana mereka bertemu dengan seniman bernama Gonzalo. Cerita makin kompleks saat mantan istri Gonzalo muncul. Kecantikan dan keantikan Barcelona menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam film ini.

10. Before Sunrise (Trilogi)

Film ini berupa trilogi,yang dimulai dari Before Sunrise. Berawal dari 19 tahun yang lalu, di sebuah perjalanan kereta, Jesse bertemu dengan Celine. Siapa sangka, pertemuan singkat keduanya merubah hidup mereka. Pada film kedua, Before Sunset, keduanya bertemu di Paris saat Jesse meluncurkan buku terbarunya. Mereka hanya memiliki waktu beberapa jam untuk menghabiskan waktu bersama di Paris untuk kemudian Jesse harus pergi. Film terakhir, Before Midnight benar-benar sukses menyuguhkan pemandangan cantik Yunani. Pemilihan lokasi dengan panorama-panorama luar biasa benar-benar menjadi kelebihan film ini. Anda tidak akan bosan saat menontonnya karena akan dihibur oleh pemandangan cantik dari tiap lokasinya.

11. Up

Ya,film ini pun mengambil tema traveling, dengan cara yang sangat unik. Carl Fredricksen memasang ratusan balon diatas rumahnya agar dapat terbang menuju Paradise Falls di Venezuella. Carl ingin mewujudkan mimpi yang dulu dibangun bersama istrinya yang telah meninggal. Mereka dulu sempat menabung bersama untuk dapat menuju tempat itu. Sebuah kisah perjalanan yang sangat inspiratif dan mengharukan. Meskipun dengan cara yang tidak biasa, film ini mengajarkan kita untuk berjuang sekeras mungkin mewujudkan mimpi kita meski seluruh dunia berkata tidak mungkin.


Promoted Video : Phinemo Class #1



Tinggalkan Komentar



Artikel Terkait



Penawaran Terbaru