7 Rekomendasi Wisata Alam Bandung yang Menantang Nyali

Rugi! kalau jauh-jauh ke Bandung tapi tidak kunjungi 7 wisata alam ini.

SHARE :

Ditulis Oleh: Echi

Di kenal sebagai kota kreatif, Bandung punya banyak destinasi wisata buatan atau pun alam yang tak akan habis untuk dikunjungi. Beberapa bulan lalu, Chinatown Bandung sukses meramaikan galeri-galeri instagram. Miniatur “shanghai” ini tidak hanya memuaskan hasrat berwisata fotografi saja, pun pencinta kuliner. 

Baca ulasan selengkapnya tentang Chinatown Bandung yang ramai dikunjungi wisatawan ini. 

Selain wisata buatan, Bandung pun memiliki banyak destinasi wisata alam yang memikat hati.

Berikut 7 wisata alam Bandung yang jangan dilewatkan saat berwisata ke sana;

1. Sanghyang Heuleut Cipatat, laguna tersembunyi milik para bidadari 

Laguna sang bidadari Bandung. Foto dari akun instagram @budi_ryan

Surga tersembunyi sang bidadari. Mungkin perumpaan tersebut bisa menggambarkan indahnya Sanghyang Heuleut. Berada di daerah Cipatat, Bandung Barat, Sanghyang Heuleut merupakan laguna kecil yang tersembunyi di balik tebing-tebing tinggi menjulang dan hutan. 

Tebing-tebing tinggi Sanghyang Heuleut konon berasal dari letusan Gunung Sunda yang merupakan gunung api purba. Bahkan, mitosnya, laguna ini dulunya digunakan para bidadari untuk mandi. 

Untuk menuju surga tersembunyi Paris van Java ini, diperlukan usaha sedikit ekstra. Kurang lebih butuh waktu 2 jam untuk trekking menuju lokasi. Hati-hati, karena jalur menuju surga cukup curam. Tapi, tak perlu patah arang, karena pemandangan hutan lebat dan bebatuan purba yang tinggi menjulang akan menemani perjalanan. Waktu tempuh dua jam akan terasa cepat. 

Lokasi Laguna Sanghyang Heuleut Cipatat berada di Bandung Barat. Lebih mudahnya, dari pusat Kota Bandung ambil rute menuju Padalarang, kemudian lanjutkan perjalanan menuju pintu gerbang PLTA Saguling. Wisata alam Bandung yang sedang hits ini berada di kawasan PLTA Saguling.

2. Gua Sanghyang Tikoro dan Sanghyang Poek, Cipatat, dua gua “kembar” dengan bebatuan dan staklatit yang memesona

Arung jeram menyusuri sungai dengan pemandangan Gua Sanghyang Tikoro. Foto dari sini

Setelah puas berenang di laguna Sanghyang Heuleut Cipatat, kami sarankan jangan terburu-buru bergegas pulang. Luangkan waktu untuk mengunjungi Gua Sanghyang Tikoro dan Sanghyang Poek. Dua gua “kembar” ini pun berada tidak jauh dari kawasan PLTA Saguling. 

Gua sanghyang tikoro dari mulut gua. Foto dari akun instagram Ditoapriliansyah

Sama halnya dengan Laguna Sanghyang Heuleut, Gua Sanghyang Tikor dan Sanghyang Peok pun mitosnya berasal dari letusan gunung api purba, Gunung Sunda. Bebatuan purba yang megah, staklatit staklagmit menjadi pemandangan yang indah. 

Jika ingin merasakan petualangan yang lebih menantang, cobalah untuk mengikuti paket perjalanan yang tawarkan pengalaman menyusuri Gua Sanghyang Tikoro. Karena di dalam gua ini, terdapat aliran sungai yang menarik untuk ditelusuri.

3. Stone Garden dan Gua Pawon, berwisata dan melompati waktu ke masa purba

Stone garden memiliki luas 2,5 hektar. Foto dari sini

Masih di area Padalarang, jika Laguna Sanghyang Heuleut dan Gua Sanghyang Tikoro siap membasahkan tubuh, sekarang giliran Stone Garden yang siap menjadi vitamin mata. Saat mengunjungi Stone Garden atau dalam bahasa harfiahnya berarti kebun batu, sepanjanag mata memandang merupakan bebatuan purba yang tubuh tak beraturan di antara pepohonan dan rumput hijau. 

Jangan lupa foto bareng pasangan di spot ini. Foto dari sini

Stone Garden sendiri adalah wisata geo park yang terbentuk dari bekas danau purbakala yang berumur lebih dari 27 juta tahun lamanya. Para ilmuwan meyakini, terjadinya gempa vulkanik telah meluluhlantahkan danau yang berada di kawasan Padalarang tersebut. Hingga akhirnya, sisa-sisa batu vulkanik tertanam tak beraturan namun tetap memiliki nilai artistik yang tinggi. 

Di area seluas 2,5 hektar, berwisata di Stone Garden membutuhkan tenaga ekstra untuk trekking dan bersiap kepanasan atau kehujanan saat hujan tiba. Tapi, tidak perlu khawtir, karena di sana pun tersedia penyewaan payung dan sepatu boot supaya liburan semakin nyaman. 

Selain keindahan taman batu purbakala, di bagian bawah bukit Stone Garden terdapat Gua Pawon yang keindahannya tak boleh dilewatkan. Tengoklah sebentar, wisata alam Bandung yang terbentuk secara alami ini. Harga tiket masuk ke wisata alam Bandung ini sebesar Rp. 5.500, belum termasuk biaya tiket parkir dan lain-lain. Harganya pun bisa berubah sewaktu-waktu. 

Baca juga tempat makan enak di Bandung yang bisa dikunjungi sepulang wisata belanja

4. Tebing Gunung Hawu, Natural Bridge Virginia a la Sunda

Berani hammocking di Tebing Hawu seperti ini? Foto dari sini

Padalarang memang surganya wisata alam Bandung, sekarang giliran Tebing Gunung Hawu yang menarik hati para petualang bernyali besar. Gunung Hawu atau ‘Tebing 125’ yang berada di sekitar kampung Pamucatan ini memiliki lengkungan alami yang banyak orang menyamakannya dengan lengkungan alam seperti Natural Bridge di Virginia dan Arches Nationall Monument di Utah.

Hawu berasal dari Bahasa Sunda yang berarti tempat perapian atau  “kompor” untuk memasak. Bentuk Hawu ini dapat dilihat dari Desa Cidadap dengan penampakan lubang besar di tengah dan bolong pada bagian atas.

Wisata alam Bandung ini memang  cocok buat para adrenalin junkie. Gunung Hawu menjadi tempat yang pas untuk berlatih secara fisik dan penggila tantangan untuk memanjat tebing maupun menelusuri goa vertikal sedalam puluhan meter. Tingkat kesulitan yang ada di tebing ini cukup menantang bagi pemula ataupun pemanjat tebing profesional. Mulai dari ukuran 15 meter, 16 meter, hingga 26 meter.

Sunrise dari puncak tebing Hawu. Foto dari sini

Bagi para penikmat alam, Gunung Hawu pun jadi destinasi pilihan terbaik. Saat sunrise tiba, matahari menampakan diri dengan sinar berwarna jingga yang memesona. Cahaya jingga yang muncul dari matahari, ditambah lanskap bebatuan dan hutan rimbun berwarna hijau jadi perpaduan yang sempurna. 

5. Kawah Putih Ciwidey, primadona wisata alam di Bandung

Salah satu destinasi wisata yang harus dikunjungi sebelum mati. Foto dari sini

Wisata alam Bandung yang satu ini sudah begitu populer di Bandung. Ibaratnya, belum sah jalan-jalan ke Bandung kalau tidak mampir di kawah ini. Kawah Putih yang berada di daerah Ciwidey ini terbentuk akibat letusan Gunung Patuha. 

Sesuai namanya, Kawah Putih Ciwidey Bandung memang dominan dengan warna putihnya. Tanah yang berada di kawasan danau berwarna putih karena telah tercampur dengan unsur-unsur belerang. Air danau nya pun, terkadang berwarna putih kehijauan, tergantung dari suhu atau pun cuaca. Di kawasan wisata Kawah Putih terdapat mushola, restaurant, dan tempat parkir yang luas. Setelah puas berfoto dan menikmati keindahan Kawah Putih, pengunjung biasanya menikmati makan siang di restoran. 

Untuk menuju lokasi Kawah Putih pun tidak sulit. Kawah paling populer di Jawa Barat ini berada 25 km dari tempat wisata Situ Patenggang.

6. Gunung Batu Lembang, wisata alam Bandung yang sering terlewatkan

Pemandangan dari atas Gunung Batu. Foto dari sini

Wisata alam yang satu ini, sering kali terlewatkan saat berkunjung ke Bandung. Padahal, keindahan alamnya bisa ditandingkan dengan wisata alam hits Bandung lainnya seperti Stone Garden atau Laguna Sanghyang Heuleut Cipatat. 

Seperti namanya, Gunung Batu yang berada di daerah Lembang ini didominasi oleh bebatuan. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di Gunung Batu misalnya wall climbing, camping, hunting foto, atau sekadar menikmati pemandangan indah dari puncaknya. Dari atas puncak, terlihat jelas beberapa gunung yang mengelilingi Bandung seperti Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Putri, Bukit Tunggul, dan Gunung Palasari. 

Selain melihat pemandangan, di puncak Gunung Batu Lembang terdapat stasiun Pemantauan Gempa Bumi yang saat ini dikelola oleh Badan Geologi Jawa Barat. Stasiun ini berfungsi untuk memantau dan meneliti kemungkinan terjadinya gempa bumi.

Jika ingin menuju lokasi Gunung Batu Lembang, dari arah Kota Bandung ambilah arah menuju Lembang. Kemudian, teruskan perjalanan ke arah timur menuju Jl. Seskoau. Tidak berhenti sampai di situ, lanjutkan perjalanan hingga menemukan Jl. Buniwangi. Di sana, terdapat petunjuk yang mengarahkan lokasi Gunung Batu Lembang. 

7. Lodge Earthbound Adventure Park, Maribaya, spot terbaik berwisata alam bersama keluarga

Sky bike! Berani coba? Foto dari akun instagram @thelodgemaribaya

Lodge Earthbound Adventure Park Maribaya atau lebih familiar disebut dengan nama Lodge Maribaya merupakan wisata alam yang menyediakan banyak kegiatan seru di sana. Kalau melihat hasil penelusuran di instagram, banyak wisatawan yang menikmati death swing yang ada di Maribaya.

Tak hanya itu saja, di Lodge Maribaya, wisatawan bisa bermain Hot Air Baloon, Gantole, Sky Bike, Sky Tree, Bamboo Sky, dan Glamping. Dengan hijaunya lanskap alam yang mengelilingi dan sejuknya udara di sekitar, Lodge Maribaya jadi destinasi tujuan yang sangat lengkap untuk dikunjungi. 

Tertarik untuk liburan ke Lodge Maribaya? Lokasi wisata alam hits Bandung ini berada di Babakan Gentong, Cibodas, Lembang. Saat libur panjang tiba, harap sabar, karena antrean yang begitu panjang. Jadi, saran kami, lebih baik datang saat low season saja. 

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU