facebook pixel

Waktu Terbaik Pendakian Gunung Rinjani: Bulan Juni – Agustus

Kapankah saat yang tepat untuk mendaki Gunung Rinjani? Jawabannya adalah sekarang ini! Alasan mengapai Rinjani terlihat indah pada bulan-bulan Juni


Bercita-cita mendaki Gunung Rinjani? Sebaiknya Anda mendaki gunung cantik ini sekarang. Anda bisa memilih jalur pendakian melalui jalur Sembalun atau Senaru. Atau mungkin Anda ingin mencoba jalur baru? 

Lewat jalur manapun, asal mendaki pada bulan Juni-Agustus, Rinjani tetap bersahabat. Bulan Juni – Agustus merupakan bulan yang paling pas untuk mendaki Gunung Rinjani. Karena pada bulan tersebut cuaca sangat mendukung untuk mendaki. Angin yang berhembus pada bulan-bulan ini juga cukup lemah. Kelebihan lainnya ialah cuaca terlihat cerah tanpa kabut.

Air dalam dDanau Segara Anak pun masih terisi penuh. Anda bisa menikmati kilauan air danau dan lanskap keindahan Rinjani dari balik tenda. Rasakan ketenangan dan kesyahduan senja di pinggirnya. Lihatlah foto milik akun instagram @jacksonmangowal, dia terlihat sedang tidur santai di dalam tenda sambil memandang danau Segara Anak.

mendaki gunung rinjani

Ingin lebih syahdu lagi? Mendakilah bersama pasangan Anda. Maka Anda akan merasakan romantisme Rinjani. Seperti pada foto ini,

mendaki gunung rinjani

Kalau kata akun @bolang.store,

Rinjani adalah tentang senja yang damai dan hangat di antara dingin kabut

mendaki gunung Rinjani

Foto berasal dari akun twitter @chesasera

Nikmati senja yang jingga diantara dingin kabut Rinjani bersama pasangan, maka bukan lagi dingin yang akan dirasa tapi kehangatan kebersamaan. Bagi Anda yang tak memiliki pasangan, jangan kecewa. Gunung Rinjani tetap istimewa meskipun dinikmati seorang diri. Anda bisa memancing di tepian danau seperti ini,
mendaki gunung rinjani

Foto berasal dari telusuri.org

Bersama siapaun Anda mendaki Rinjani, gunung ini tetap istimewa di hati para pendaki. Kalau ada yang pernah bilang perjalanan itu bukan tentang dimana kita pergi tapi dengan siapa. Sepertinya saya kurang setuju dengan pernyataan itu, bagi saya bukan tentang dimana dan siapa, tapi bagaimana cara kita menikmatinya.

Baca Juga:

 

banner experience