Tips & Trik Scuba Diving untuk Pemula

Foto dari sini

Indonesia selalu manis dari segi apapun, termasuk di segi pemandangan bawah lautnya. Bagi Kamu yang ingin mencoba dunia bawah laut untuk pertama kalinya, harus memperhatikan beberapa hal agar Kamu bisa menikmati penyelamanmu. Tapi, sebelum beranjak di trik-trik yang harus Kamu lakukan, Kamu harus tahu beberapa istilah-istilah dalam dunia penyelaman terlebih dahulu.

Apa sih bedanya Scuba Diving, Snorkeling, dan Free Diving?

scuba diving

Foto dari sini

Kira-kira, sebelum Kamu memilih untuk melakukan penyelaman, Kamu harus tahu terlebih dahulu tentang scuba diving, snorkeling, dan free diving. Mengapa? Yap! Karena ini adalah awal Kamu memilih jenis penyelaman apa yang akan Kamu pilih.

Scuba Diving sendiri merupakan kegiatan menyelam dengan menggunakan alat bantu pernafasan dengan menggunakan udara dari tabung udara. Nah, SCUBA atau Self Contain Underwater Breathing Apparatus sendiri dirancang oleh Jacques Cousteau dimana udara yang digunakan untuk menyelam adalah oksigen murni. Untuk bisa Scuba Diving, Kamu harus punya lisensi atau sertifikat Scuba Diving.

Sedangkan Snorkeling merupakan aktivitas “berenang” di permukaan air dan melihat apa yang ada di bawah permukaan air. Alat yang digunakan hanya masker, snorkel, dan fin. Pada dasarnya snorkeling hanya dilakukan di permukaan saja, karena menggunakan peralatan yang standard. Snorkeling hanya bisa Kamu lakukan saat siang hari karena kegiatan ini mengandalkan sinar matahari.

Lalu, Free Diving merupakan kegiatan menyelam dengan menahan nafas selama beberapa waktu di bawah permukaan air. Berbeda dengan Scuba Diving yang menggunakan tabung udara saat menyelam, Free Diving dilakukan murni hanya mengandalkan udara yang terdapat di paru-paru. Melakukan Free Diving membutuhkan kemampuan menahan nafas yang baik dan benar.

Berbagai alat penyelaman yang harus Kamu tahu:

alat scuba diving

Foto dari sini

  • Tabung Oksigen: Untuk menyimpan udara
  • Regulator: Selang untuk menyalurkan dari tabung ke mulut
  • Oktopus: Sambungan selang regulator dan mulut
  • Deep gauges: Alat pengukur kedalaman
  • Presure gauges: Alat untuk mengukur tekanan / kapasitas udara dalam tabung
  • BCD: Alat berbentuk rompi yang berguna untuk menempelkan tabung ke badan
  • Weight belt: Sabuk untuk menambah berat kita supaya dapat tenggelam
  • Wetsuit: Baju selam yang menutupi rapat tubuh kita
  • Masker: Untuk melihat dalam air
  • Fin: Alat bantu yang sering disebut kaki katak

Tips & trik

Foto dari sini

Foto dari sini

1. Yakinkan dirimu

Perlu diketahui, Diving merupakan kegiatan yang cukup mahal. Jadi, Kamu harus benar-benar merasa yakin telah memilih Diving sebagai olahraga yang Kamu pilih. Jangan mencoba jika Kamu masih setengah-setengah memilih olahraga ini, karena jika Kamu hanya coba-coba saja, uang yang Kamu keluarkan akan percuma.

2. Pilihlah jasa kursus Scuba Diving 

Yang paling penting sebelum Kamu melakukan scuba diving adalah memiliki kemampuan untuk menyelam dengan berbagai peralatan yang cukup membingungkan. Selain itu, Kamu diharuskan memiliki izin atau sertifikat scuba diving sebelum terjun langsung ke spot diving. Nah, untuk urusan ini, Kamu perlu pelatih untuk bisa mendapatkan kemampuan dan sertifikat.

Yang terpenting, Ingat pada poin pertama, ya! Kamu harus yakin dengan keputusanmu, latihanmu akan lebih maksimal jika Kamu merasa yakin.

3. Selalu perhatikan Instruktur

Hal terpenting dalam scuba diving adalah mendengarkan berbagai instruksi dari instruktur. Ini akan membuatmu terampil saat terjun ke spot diving. Tetap semangat ya! Latihannya memang agak membingunkan, tapi jangan menyerah ya!

Pertama, biasanya Kamu akan dilatih pernapasan, cara masuk ke dalam air dengan tabung, lalu pergerakan kaki dan tangan yang benar, dan juga ekualising (tindakan menyesuaikan tekanan dalam kuping dengan bagian luar tubuh). Lalu cara pengoperasian alat bantu pernapasan. Kamu akan terbiasa jika Kamu latihan dengan serius.

4. Ujian Sertifikasi Scuba Diving

Setelah melakukan kursus Scuba Diving, Kamu akan di uji untuk bisa mendapatkan sertifikasi. Nah, jika Kamu berhasil dengan ujiannya, Kamu akan mendapatkan international license recretional diving tergantung Kamu kursus diman biasanya dari PADI, SSI, atau CMAS dalam bentuk piagam dinding dan license card yang bisa dimasukan di dompet sehingga praktis untuk dibawa kemana-mana.

5. Kamu bisa ke spot diving di seluruh dunia yang Kamu kehendaki, tapi jangan lupa hal-hal sepele ini

Baiklah, jika Kamu sudah berhasil menerima izin diving, Kamu harus memperhatikan hal-hal sepele, seperti: selalu memperhatikan instruktur yang sedang menemanimu menyelam, jangan jauh-jauh jika tidak ingin terjadi sesuatu. Ingat, meskipun Kamu sudah memiliki izin menyelam, Kamu harus tetap berhati-hati.

Perlu Kamu tahu, ada beberapa turis yang hilang di spot diving dan masih belum diketemukan karena ia terlalu asik dengan keindahan pemandangan bawah laut dan keluar dari zona aman diving. Banyak kemungkinan adanya hiu, jadi tetaplah bersama instruktur di wilayah aman diving.

6. Hafalkan isyarat tangan pemandu

Biasanya, sebelum masuk kedalam air, Kamu akan diingatkan dengan isyarat tangan oleh pemandu. Kamu harus mengingatnya dengan baik,  Salah-salah isyarat, bisa beda artinya.

Jempol ke atas berarti Kamu diminta naik ke permukaan, lalu jempol ke bawah isyarat untuk menyelam lebih dalam. Telapak tangan yang bergoyang membentuk seperti gelombang artinya ada masalah. Telapak menarik garis horizontal di leher menjadi isyarat yang paling menyeramkan karena berarti kehabisan oksigen.

Dapatkan ulasan menarik tentang dan tulisan Lain dari Wike Sulistiarmi

Tags: ,

Paket Produk Penawaran