Misteri rowo bayu


Sejarah

Indri widyastuti
22 September Pukul 15:10

Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia
Rowo bayu
Budget : Rp. 5.000


Merteri Rowo Bayu
Rowo bayu adalah sebuah rawa yang di kanan kirinya masih ditumbuhi tanaman asri dan kawasan hutan lindung, keasriannya ini membuat satwa dan fauna di rowo bayu masih banyak populasinya. Rowo bayu berasal dari kata rowo artinya “rawa” sedangkan bayu merupakan nama desa yaitu “desa bayu”. Yang terletak di kawasan hutan petak 8,dusun sabung rejo, desa bayu,kecamatan songgon, kabupaten banyuwangi, jawa timur. Lokasi berada di ketinggian kurang lebih 800 meter di atas permukaan laut, sehingga udara di kawasan ini sangat sejuk, areal telaga berdiameter sekitar 50 meter.
Selain keindahan alam di rowo bayu, rowo bayu juga terkenal dengan sejarahnya, konon telaga itu menyimpan sejarah blambangan yang penuh linangan air mata dan tetesan darah karena terjadinya peperangan pada 18 desember 1771 antara kerjaan blambangan dengan belanda. Di salah satu sudut pinggir telaga itu terdapat “petilasan” raja blambangan “Prabu Tawang Alun” ketika bersemedi merenungi kematian adiknya “wiro broto” yang berperang melawan dirinya karena iri dengannya.
Selain petilasan prabu Tawang Alun terdapat “Mata air kemulya’an” dimana pengunjung wajib membersihkan diri di mata air kemulya’an dan pengunjung tidak boleh meminumnya dengan tagan karena takut air sumber tersebut terkontaminasi kotoran dari tangan jadi harus minum secara langsung.
Setelah petilasan prabu tawang alun dan mata air kemulya’an di rowo bayu juga terkenal mempunyai “sendang keramat” yang berkhasiat yang diyakini sebagai mata air penyembuh, “Mata air kaputren” di percaya sebagai tempat pemandian bidadari yang konon dapat membuat awet muda, dan ada lagi air mata yang angker yaitu “sumber dewi gangga”
Terakhir “candi puncak angklung macan putih” tempat ini di percaya sebagai tempat bersemayamnya leluhur yang menjaga wilayah rawabayu dan disinilah prabu tawang alun bertemu dengan macan putih dan tempat ini terdapat gerbang ghaib menuju alas purwo.
Dan kini rowo bayu telah menjadi salah satu dastinasi wisata sejarah di banyuwangi dan setiap tahunnya dirayakan hari jadi banyuwangi atau di terkenal dengan sebutan “HARJABA” dimana semua masyarakat banyuwangi mengikuti “Nampak Tilas” dari kecamatan songgon menuju rowo bayu dan masyarakat sekeliling desa bayu menyediakan jajanan kuliner khas desa bayu di pinggir jalan.


Saran buat yang pengen coba

Jika ingin ke rowo bayu sebaiknya dengan niat yang baik agar tidak terjadi hal hal mistis ????


Hashtag

#exploresonggon #Adventure


Join our community or log in now to start posting replies!

Komentar

Belum ada komentar




Post Terkait








Hapus Komentar

Kamu yakin akan menghapus komentar ini?