Menyusuri Pengalengan dan Pantai Garut


Petualangan

Em Timor S
9 Januari Pukul 13:33

Pangalengan, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Garut
Budget : Free
Petualangan motor


Berawal dari kebingungan kami mencari tempat sepi untuk dikunjungi menjelang tahun baru, akhirnya touring dan menikmati pemandangan yang bisa membuat hati dan pikiran tenang, yang awalnya saya hanya niat berangakat berdua dengan teman sepetualangan saya menjadi berempat dan dua lagi menyusul keesokan harinya.

Berangkat pada jam 12 malam dari cikampek dengan dua motor empat orang, tak ada rasa ragu dari kami, walau jalan-jalan yang kami lewati sedikit ekstrim, gelap, dan sepi.

Sekitar jam setengah 2 kami sampai cimareme (Bandung) kami singgah di mini market untuk beristirahat dan mengisi energy, setelah 15 menit kami berhenti kami kembali melanjutkan perjalanan, di perjalanan kami menemui beberapa anak-anak motor yang juga touring, namun mereka terlihat ramai tidak seperti kami yang hanya dua motor saja.

Waktu sudah menunjukan pukul 03.00 dini hari, akhirnya kami sampai di pengalengan, tepatnya di pertigaan pengalengan, dengan inisiatif saya memarkirkan motor didepan tukang bubur. Karena rasa dingin menusuk sampai ke tulang, kami pun makan bubur yang masih panas-panasnya.

Saya melihat jam tangan yang saya pakai, waktu menunjukan pukul 03.50 WIB, kami melanjutkan perjalanan untuk mencari sunrise point, Nampaknya kami kesusahan mencari sunrise point yang kami idam-idamkan, setelah menyinggahi dua sunrise poin kami pun masih tetap mencari spot sunrise terbaik, ketika itu sekitar pukul 5 kurang, tak lama kami melanjutkan perjalanan, saya melihat sinar sang surya sudah mulai masuk menyinari pengalengan.

Karena saya merasa sayang jika kami tidak menikmati sunrise pengalengan yang indah ini akhirnya saya putuskan untuk masuk ke jalan batu diantara kebun teh yang muat hanya untuk dua motor saja, tak perduli dengan ban dan shock breaker saya pun terus menancap gas. Lima belas sampai dua puluh menit melewati jalan yang mengocok perut akhirnya saya putuskan untuk memarkirkan motor dan kami pun menaiki bukit di kebun teh untuk menyambut hangatnya mentari.

Tak lama kemudian setelah kami berempat meminum kopi perjalanan dilanjutkan dengan tujuan pantai selatan garut.

Kurang lebih pukul 11 an kami sudah tiba dipertigaan pantai ranca buaya, kami beristirahat di minimarket sekaligus menentukan mau ke pantai mana tujuan kita.

Karena saya rasa waktu masih panjang hari itu, saya coba mengajak teman-teman saya untuk merasakan satu per satu pantainya, pantai jayanti menjadi pantai pertama kami.

Dngan penuh sesak manusia dan kondisi pantai yang kotor kami pun akhirnya hanya sekedar melepas rasa ngantuk di sana.

Sore hari pun tiba, dua orang teman yang menyusul pun akhirnya sampai, karena hari sudah menjelang sunset kami pun menentukan pilihan pantai untuk mendirikan tenda dan istirahat, di Pantai Sayang heulang tepatnya. Dari pertigaan ranca buaya sekitar 30 menit sampai 1 jam ambil arah kiri. Diperjalanan disuguhi pemandangan membelakangi sunset yang indah, sesampainya di sayang heulang kami pun mendirikan tenda dan bercengkrama dengan pasir pantai.


Saran buat yang pengen coba

Pastikan kondisi badan dan kendaraan anda sehat, jangan lupa ngopi


Hashtag

#Pengalengan #kebunteh #bandungselatan #pantai #garut #pantaisayangheulang #petualanganmotor

Ingin membuat tulisan seperti ini? Daftar Phinemo Community sekarang!

Join our community or log in now to start posting replies!

Komentar

  • Farid Achmad Fikri

    • 24-01-2018 10:20

    Mas, kalau saya ingin kesana naik apa ya? Dan apakah pantai garut sama pengalengan Garut dekat?






Post Terkait








Hapus Komentar

Kamu yakin akan menghapus komentar ini?