Menguji adrenalin lewat Via Ferrata


Petualangan

Ridwan Arifin Mojjins
4 Juli Pukul 14:00

Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia
Gunung Parang
Budget : Free


Perjalanan ini berawal dari kebiasaan saya membaca artikel tentang travelling salah satunya phinemo.com akhirnya saya menemukan hal menarik yaitu Via Ferrata. Apa itu Via ferrata ? Via Ferrata adalah jalur pendakian yang menggunakan kabel/kawat baja yang membentang di sepanjang rute dan secara berkala yang menempel tetap pada batu. Via ferrata berasal dari bahasa itali yang berarti jalan besi.

Kebetulan tempat Via Ferrata ini tidak jauh dari tempat saya tinggal yaitu di Gunung Parang Purwakarta dan saya tinggal di kota Jakarta. Kenapa saya penasaran untuk mencoba Via Ferrata? karena saya sudah travelling ke banyak tempat tapi entah kenapa belum ada yang menguji adrenalin karena saya sudah ke Bromo, Dieng, Sawarna, Kalibiru dan banyak tempat lain yang sudah saya jelajahi, walaupun saya tidak pernah naek gunung yang katanya kegiatan travelling paling lelaki (karena saya ga kuat dingin, wong kena AC aja suka meriang apalagi ngecamp semalaman di Ranu Kumbolo kira-kira begitu).

Singkat Cerita setelah saya browsing di instagram dan google akhirnya saya dapat informasi untuk bagaimana ngetheng atau backpacker ke Gunung Parang. Saya bekerja sama dengan Badega Gunung Parang Pak Dani dan menurut penuturan beliau, beliau dengan komunitas pemuda gunung parang yang membuat Badega Gunung Parang adalah operator pertama untuk Via Ferrata bisa juga disebut pencetus ide untuk mengexplore Gunung Parang. Untuk pertama kali saya mencoba ketinggian 300 meter dahulu kira-kira saya membutuhkan waktu sekitar 2 jam 30 menit untuk Naik dan Turun di jalur Via Ferrata yang sama. Kegiatan Via Ferrata ini sangat cocok untuk sekedar melepas lelah dan menghilangkan kejenuhan Ibukota karena bisa dilaksanakan ODT (One Day Trip)


Saran buat yang pengen coba

Rute Backpacker/Ngetheng dari Jakarta.


Pertama kali kamu datang ke Terminal Kp Rambutan naik (Bus PO Warga Baru ) Rp.25.000/orang turun Gerbang Tol Jatiluhur / Terminal Ciganea setelah itu lanjut naik angkutan kota warna hijau Rp.8000-10.000/orang Jurusan Pasar Plered/Stasiun Plered/Masjid Baiturrahim setelah itu lanjut naik Angkutan Super Kijang harganya Rp.15.000/orang atau bisa juga naek Ojek Tarif Rp.30.000/orang bilang saja ke Gunung Parang.

Perhitungan biaya :

Bus PO Warga Baru (2 x 25.000 = Rp.50.000)

Angkutan Hijau (2 x 10.000 = Rp.20.000)

Ojek (2 x 30.000 = Rp.60.000)

Tiket Masuk + Sewa alat & ketinggian 300 meter = Rp.130.000

Total Biaya = Rp.260.000/orang


Join our community or log in now to start posting replies!

Komentar


    • Ana Iska R. Yanti

      • 06-07-2017 15:45

      cuma masih bingung buat sampe ke sana kalo dari semarang mas.. hehe.. karena sebelumnya emang belum pernah ke Purwakarta juga :D

    • Ridwan Arifin Mojjins

      • 06-07-2017 17:49

      kalo sampe kesana gampang tinggal cari angkutan tujuan purwakarta atau ke jakarta dulu baru ke purwakarta







Pengalaman Terkait








Hapus Komentar

Kamu yakin akan menghapus komentar ini?