Mengapa Maskapai Penerbangan Harus Membayar Biaya Overflight?

Maskapai penerbangan Qatar Airlines (Foto/Imagenes.gratis)

Biaya overflight yang mahal menjadi salah satu penyebab tingginya tarif tiket penerbangan ke destinasi tujuan Mengapa bisa demikian?

Baca juga: Fakta mengerikan pesawat, dari 11 menit penentu keselamatan hingga bakteri mematikan yang siap mengintai penumpang

pesawat

Foto pesawat Airbus BelugaXL. Foto dailymail

Biaya overflight artinya maskapai diwajibkan untuk membayar biaya untuk terbang di atas negara lain. Sama seperti negara-negara memiliki hak atas tanah mereka, mereka memiliki hak atas udara di atas mereka. Sebagian besar negara “menyewakan” udara itu kepada maskapai asing, yang memungkinkan mereka untuk terbang melewatinya.

Beberapa negara juga menyediakan layanan kontrol lalu lintas udara. Sebagian dari biaya overflight digunakan untuk mengoperasikan layanan ini. Tidak ada biaya standar yang ditetapkan.

Masing-masing negara menggunakan berbagai metrik untuk menentukan biaya. Sebagai contoh, biaya overflight di Kanada. Mereka memberlakukan besaran tarif dengan memperhitungkan berat pesawat dan jarak perjalanan.

Lain halnya di Amerika Serikat. Negeri Paman Sam ini mematok tarif overflight hanya berdasarkan pertimbangan jarak saja.

Baca juga: Alasan mengapa makanan di pesawat rasanya tidak enak

Sedangkan di Indonesia, maskapai luar negeri yang melewati udara Indonesia harus membayar biaya overflight dengan pertimbangkan faktor berat pesawat dan jarak.

Dapatkan ulasan menarik tentang Penerbangan dan tulisan Lain dari Echi

Tags:

Paket Produk Penawaran

Pajang Paket Perjalanan Anda Disini. Klik Untuk Daftar