Sidebar

Kisah Mistis Alas Roban, Sumur Angker Tempat Pembuangan Mayat

Alas Roban merupakan bagian Jalan Raya Pantura Jawa tanjakan yang cukup curam di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Alas Roban merupakan sebuah jalur tanjakan yang cukup curam di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Jalur Alas Roban masuk dalam bagian Jalur Pantura Jawa yang menghubungakan Kabupaten Batang dan Kota Semarang. Kondisi jalan yang curam, berkelok, dan sangat padat seringkali menyebabkan kecelakaan yang memakan korban jiwa.

Konon, dahulu kala Alas Roban adalah wilayah hutan belantara yang kemudian dibabat untuk dibangun jalan raya pada masa penjajahan kolonial Belanda. Jalur Alas Roban dikenal sebagai salah satu jalur tengkorak di Jawa Tengah yang menyimpan berbagai kisah mistis tak masuk akal.

Jauh sebelum adanya jalan raya, Alas Roban telah dikeramatkan oleh masyarakat setempat karena dianggap sebagai kediaman berbagai makhluk ghaib. Hingga kini kawasan Jalur Alas Roban masih berupa hutan lebat dengan aura mistis yang akan membuat siapapun merinding saat melewatinya.

Terdapat sebuah sumur tua di kawasan Jalur Alas Roban yang dahulu menjadi tempat pembuangan mayat-mayat korban dari Penembak Misterius (Petrus) pada sekitar tahun 1980an. Rakyat yang membangkang dan menolak tunduk pada pemerintahan Orde Baru akan ditembak, mayatnya dibuang jauh ke sebuah sumur tua di Alas Roban.

Berbagai pengalaman mistis pernah dialami oleh sejumlah pengendara yang melewati Jalur Alas Roban mulai dari warung pecel lele hantu, pengendara motor tanpa kepala, dan bus hantu. Berbagai penampakan kuntilanak, genderuwo, hingga pocong juga kerap kali menampakkan diri dan meneror pengendara yang melintasi Jalur Alas Roban.

Awalnya Jalur Alas Roban hanya memiliki satu jalan yakni Jalan Raya Poncowati yang diabngun oleh Gubernur Jendral Willem Daendels pada era kolonialisme Belanda tahun 1808-1811. Jalan yang cukup berbahaya karena rawan kecelakaan dan tindak kriminal. Namun kini telah dibangun jalan baru sebagai alternatif dari arah menuju Semarang dan sebaliknya menuju Jakarta.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

7 Hotel Terbaik di Semarang untuk Akomodasi Liburan atau Staycation

Jejak Kehidupan Purba di Indonesia, Dari Dinosaurus Hingga Manusia Gua

Dampak Pemanasan Global, Resor Ski di Perancis Kekurangan Salju

Semarang Menjadi Kota Terbersih di Asia Tenggara Tahun 2020-2022

4 Tipe Perempuan Jawa Kuno, Kamu yang Mana?

4 Tempat Bersejarah di Solo yang Instagenic, Tak Jauh dari Jogja!

FALLBACK
The END