Kenali Pelecehan "Catcall" Ketika Pelesir di Tempat Wisata

Anggapan bahwa catcall terjadi karena pakaian yang dikenakan korban adalah salah besar. Sebab catcall lahir dari minimnya respect dan tradisi patriarki yang masih kuat melekat. 

SHARE :

Ditulis Oleh: Himas Nur

Catcall merupakan siulan, teriakan, dan komentar mengenai hal-hal bersifat seksual yang mengganggu keamanan dan kenyamanan seseorang, khususnya perempuan.  Catcall tergolong dalam kekerasan seksual secara verbal.

Anggapan bahwa catcall terjadi karena pakaian yang dikenakan penyintas atau korban adalah salah besar. Sebab catcall lahir dari minimnya respect terhadap manusia dan tradisi patriarki yang masih kuat melekat.

Baca Juga: Untuk Perempuan, Pahami Kasus Pelecehan Seksual Saat Travelling dan Cara Mengatasi

Ilustrasi Catcall. Foto dari Magdalene.co

Catcall dapat dialami oleh siapa saja dan dimana saja, termasuk di tempat wisata. Dihimpun melalui Tirto.id, Pemerintah Kanada dan Marybeth Bond, CEO GustyTraveler, menerbitkan panduan berlibur aman.

Langkah pertama adalah harus banyak mencari tahu tentang kota tujuan sebelum melakukan perjalanan.

Langkah kedua adalah mengetahui tingkat keamanan, kebiasaan, hingga norma budaya setempat.

Langkah ketiga adalah mencari akomodasi yang aman.

Langkah keempat adalah menyusun waktu penerbangan agar tiba di kota tujuan pada siang hari.

Ilustrasi Catcall. Foto dari Magdalene.co

Anda dapat pula melakukan upaya pencegahan dengan cara sebagai berikut.

1. Sarana komunikasi seperti ponsel harus tetap aktif agar dapat meminta bantuan jika dalam keadaan darurat. 

2. Ketika bepergian hingga malam hari,  berhati-hati saat menggunakan kendaraan umum yang berpotensi menjadi salah satu tempat terjadinya tindak kejahatan.

3. Rajin mengecek peringatan bepergian yang dirilis pemerintah sebelum memutuskan berlibur. Peringatan macam ini biasanya rutin diperbarui dan termasuk memuat pesan seperti risiko penculikan, pemerkosaan, begal, dan kekerasan berbasis jenis kelamin.

Wisatawan manncanegara. Foto dari Andreas Fitri Atmoko

Baca Juga: Dilecehkan Turis Asing, Wanita Ini Tendang Pelaku Hingga Jatuh Terkapar [VIDEO]

Catcall tidak hanya bisa terjadi ketika seseorang yang sedang berjalan kaki. Namun juga ketika sedang menikmati wahana atau objek wisata yang ada.

Semua orang, perempuan dan laki-laki, punya hak untuk dapat berjalan dengan rasa aman dan nyaman. Tanpa adanya siul-siul dari orang yang tidak kenal dengan komentar mengenai tubuh kita. Tanpa adanya panggilan-panggilan tidak pantas. Tanpa adanya rasa takut dan malu menjadi perempuan.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU