Fakta-fakta Negeri Atas Awan, Dataran Tinggi Dieng yang Bikin Merinding

Fakta nomor satu bikin merinding! Kalau menurut Kamu?

Ditulis Oleh Wike Sulistiarmi

“Kadang, akan ada banyak hal menakjubkan yang tak pernah kita sangka yang tersimpan dalam sebuah tempat tersembunyi,”

Dataran Tinggi Dieng memang tak asing bagi telinga orang Indonesia, beberapa potret surga terhampar di kawasan ini. Mulai dari indahnya taman bunga Daisy di Gunung Prau, hingga telaga beragam warna.

Meskipun sudah banyak orang yang tahu pesona Negeri Atas Awan ini, ternyata banyak sekali fakta-fakta mengejutkan yang masih tersembunyi dan belum diketahui banyak orang mengenai Negeri Atas Awan ini lho.

Di Dieng, Kamu bisa menemukan desa tertinggi di Pulau Jawa

fakta dieng

Desa Sembungan. Sumber foto

Kamu pernah ke daerah Telaga Cebong dan Bukit Sikunir? Kalau sudah pernah ke sana, Kamu pasti nggak asing dengan nama Desa Sembungan. Nah, Desa ini adalah desa yang letaknya tidak jauh dari kedua wisata hits Dieng ini.

Tahukah Kamu, ternyata desa ini berada diketinggian 2300 mdpl lho! Karena letaknya ini, desa inipun dinobatkan sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa.

Wah, keren ya!

Kamu hanya bisa menemukan gingseng Jawa di Dataran Tinggi Dieng

dataran tinggi dieng

Akar Purwaceng. Gambar diambil dari sini

Di Dataran Tingi Dieng, ada sebuah tanaman bernama Purwaceng. Tanaman ini mirip sekali dengan gigseng, karena khasiatnya ada di akarnya. sebenarnya Purwaceng ini awalnya tertanam di seluruh daerah Pulau Jawa, namun karena habitatnya rusak  saat ini hanya bisa tumbuh di Kawasan Dataran Tinggi Dieng.

Khasiat gingseng Jawa ini sendiri adalah untuk meningkatkan gairah seksual seseorang. Dan untuk menyantapnya, biasanya diolah menjadi bubuk dan bisa dinikmati bersama kopi atau susu. Kalau soal rasa, rasanya sih.. mending Kamu cicipi sendiri saat ke Dieng! Hehe

Pada bulan-bulan tertentu, Kamu akan menemui buih-buih es di Dataran Tinggi Dieng

dataran tinggi dieng

Bun upas muncul saat musim dingin, Juli – Agustus, ia menempel di tumbuhan, kemudian mencair di siang harinya, membuat tumbuhan membusuk. Hal ini cukup merugikan para petani di Dieng. Foto oleh Phinemo

Dataran Tinggi Dieng dikelilingi oleh bukit dan gunung, yang membuat lembah dieng yang sudah berada di dataran tinggi tersebut, masih lebih rendah dibandingkan bukit dan gunung di sekelilingnya. Kontur yang berbentuk cekungan tersebut membuat suhu udara Dieng saat malam hari justru lebih rendah dibanding puncak di sekelilingnya, karena angin malam yang mengarah ke bawah.

Saat musim kemarau, suhu dieng bisa mencapai minus 0 derajat celcius. Saat puncak musim kemarau tiba, setiap pagi kamu bisa menemukan kristal es yang menempel di rumput, pohon bahkan tenda campingmu.

Dieng memiliki buah endemik unik yang hanya tumbuh di sana

dataran tinggi dieng

Dieng memiliki buah endemik unik yang hanya tumbuh di sana. Namanya buah Carica. Foto diambil dari sini

Selain purwaceng, tanaman endemik lain yang hanya ada di Dieng adalah buah carica. tekstur dan bentuknya mirip dengan buah pepaya, namun ukurannya lebih kecil. Masyarakat setempat mengolahnya menjadi manisan atau minuman kemasan agar wisatawan dapat dengan mudah menyantapnya dan membawa pulang buah manis nan lezat ini sebagai oleh-oleh.

Usut punya usut, rambut gimbal ternyata punya ragam jenis loh

anak-gimbal

Anak Rambut Gimbal. photo from slamet-nusakambangan.blogspot.com

BTW, kalau Kamu perhatikan lebih detail rambut anak gimbal, Kamu bakalan menemukan keunikan pada mereka, karena mereka sebenarnya memiliki jenis rambut yang berbeda. Yaitu jenis gimbal pari, gimbal jagung, gimbal jatah dan gimbal wedus. Semua jenis rambut gimbal ini bisa Kamu telisik saat prosesi ruwatan di DCF 2017.

Dalam sejarahnya, fenomena anak rambut gimbal berawal dari seorang pemuda bernama Kolodate , anak seorang perangkat desa berambut gimbal yang memiliki ilmu kesaktian yang tinggi di masa Kerajaan Mataram.

Ia memiliki kepedulian rakyat yang luar biasa, pada suatu saat ia kecewa karena kerajaan kurang mengayomi rakyat. Ia yang saat itu punya keinginan untuk mengayomi rakyat merasa marah karena keinginannya tak bisa direalisasikan. Hingga akhirnya ia bersumpah mengutuk setiap anak yang lahir didaerah tersebut (saat ini Dieng) lahir seperti dia.

Dieng adalah tempat di mana Kamu bisa merasakan empat jenis wisata dalam satu waktu

dieng culture festival

Wisata Dieng. Sumber foto

Dataran Tinggi Dieng memang bukanlah tempat yang biasa, di sini Kamu bisa menikmati beraganm wisata alam yang disajikan dalam satu area bernama Dieng.

Meski kedatanganmu ke Dieng hanya satu hari, namun Kamu bisa menikmati empat jenis wisata, mulai dari wisata kawah (Sikidang dan Candradimuka), wisata telaga (Telaga Warna dan Telaga Dlingo), wisata gunung (Prau dan Pakuwojo) hingga wisata candi (Arjuna dan Dwarawati).

Lengkap banget lah pokoknya!

Dieng merupakan tempat yang dipercaya sebagai tempat para dewa

fakta dieng

Candi di Dieng. Sumber foto

Asal Kamu tahu, sebenarnya nama Dieng berasal dari dua kata yang memiliki arti dalam, yaitu ‘Di’ yang artinya tempat yang tinggidan ‘Hyang’ yang artinya kahyangan. Bisa dipastikan, Dieng merupakan sebuah tempat yang dihuni oleh para dewa kahyangan.

Hal ini ditandai dengan adanya candi-candi dan mitos rambut gimbal yang disebut-sebut titisan para dewa.

Terakhir, sebenarnya Dieng merupakan satu daerah yang berada dalam dua wilayah

fakta dieng

Wisata Dieng. Sumber foto

Banyak orang menganggap bahwa Dieng merupakan sebuah daerah yang berada di wilayah Kabupaten Wonosobo, namun sebenarnya Kawasan Dataran Tinggi Dieng merupakan sebuah daerah yang berada dalam dua wilayah, yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara.

Jadi, ada sebagian wisata Dieng yang ikut dalam wilayah Wonosobo dan ada juga destinasi wisata yang ikut dalam wilayah Banjarnegara.

***

Kamu pasti tak menyangka kan kalau Dataran Tinggi Dieng itu istimewa banget. Banyak hal mengejutkan yang tersimpan dalam satu wilayah ini.

Bagi Kamu yang penasaran ingin ke Dieng dan menyaksikan sendiri bentang alam yang indah dan keragaman adat yang dijunjung tinggi, mending datang ke Dieng pada saat bulan Agustus, karena pada bulan ini Kamu bisa sekalian menikmati sajian Dieng Culture Festival yang asik banget. Untuk informasi lebih lanjut mengenai event ini, Kamu bisa cari tahu di sini.

Baca juga:

Dapatkan ulasan menarik lainnya tentang DATARAN TINGGI DIENG, tulisan lain Wike Sulistiarmi

Gabung dengan Phinemo Community, kumpulkan poin dengan membagikan pengalaman jalan-jalan kamu dan tukarkan dengan reward dari Phinemo Partner. Gabung Sekarang ->
Next Post