Sidebar

6 Hal yang Perlu Kamu Tahu yang Baru Pertama Kali Naik Pesawat

Untuk meminimalisir resiko kecelakaan dan kejahatan di atas pesawat kamu yang baru pertama kali naik pesawat, berikut adalah hal-hal yang perlu diketahui.

SHARE :

Ditulis Oleh: Taufiqur Rohman

Dibandingkan jenis transportasi lainnya, pesawat terbang merupakan jenis transportasi yang paling banyak diminati oleh sebagian masyarakat dunia. Meskipun harganya cenderung lebih mahal, dengan pesawat jarak tempuh perjalanan akan menjadi lebih singkat dan lebih cepat sampai di tempat tujuan. Tak hanya itu, pesawat menjadi satu-satunya transportasi dengan resiko keselamatan penumpang paling kecil.

Menggunakan pesawat terbang untuk berpergian memang harus melewati serangkaian proses pemeriksaan yang lumayan panjang. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir resiko kecelakaan dan kejahatan di atas pesawat. Bagi kamu yang baru pertama kali naik pesawat, berikut adalah hal-hal yang perlu kamu tahu.

1. Kabin dan Bagasi

Barang bawaan penumpang dapat diletakkan di kabin atau bagasi dari maskapai penerbangan yang digunakan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Barang-barang yang sifatnya berharga, mudah pecah, dan alat elektronik sebaiknya diletakkan di kabin saja. Bagasi biasanya hanya untuk barang bawaan besar seperti pakaian atau barang lain yang lebih banyak dan lebih besar. Membawa barang bawaan melebihi ketentuan akan dikenakan biaya tambahan.

(travel.kompas.com)

2. Perhatikan Barang Bawaan

Tidak semua benda boleh dibawa naik pesawat. Terdapat beberapa benda yang memang diharamkan masuk ke kabin pesawat, diantaranya yaitu narkoba dan durian. Beberapa benda lainnya hanya boleh dibawa melalui bagasi seperti gunting, pisau, atau cutter. Setiap penumpang juga dilarang membawa benda yang berisi cairan melebihi ketentuan. Oleh karena itu sangat penting untuk memeriksa ketentuan barang bawaan terlebih dahulu sebelum waktu keberangkatan.

3. Matikan Gawai

Selama diatas pesawat, penumpang diwajibkan mematikan gawai atau alat elektronik lain yang membutuhkan sinyal. Sebenarnya boleh menggunakan gawai, namun harus dalam mode pesawat. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu komunikasi pilot dan panggilan radio antara pesawat dan menara kontrol lalu lintas udara. Jika peraturan ini dilanggar maka dapat beresiko pada kecelakaan udara pesawat itu sendiri.

(cheatsheet.com)

4. Datang Lebih Awal

Pesawat adalah transportasi yang terbilang sangat tepat waktu. Pesawat akan berangkat sesuai jadwal, tak peduli berapa penumpang yang masih tertinggal di bandara. Usahakan sebisa mungkin tiba di bandara 2-3 jam sebelum keberangkatan. Selisih waktu tersebut digunakan apabila sewaktu-waktu macet dan pemeriksaan paspor untuk penerbangan internasional. Setelah check-in sebaiknya tetap tunggu di boarding room yang disediakan untuk menghindari resiko ketinggalan pesawat.

5. Hindari Membawa Barang Titipan

Jangan pernah mau untuk membawa barang titipan dari penumpang lain yang tidak dikenal, hal ini penting untuk menghindari jebakan karena kita tak pernah tahu apa isi di dalamnya. Bisa saja barang titipan tersebut berisi benda-benda terlarang atau selundupan, sehingga akan membuatmu ditahan oleh pihak bandara atau imigrasi. Buka dan periksa bersama dengan petugas menggunakan pemindai X-ray, namun jika dia menolak lebih baik dihindari saja.

6. Lain-lain

Jangan panik jika pesawat mengalami turbulensi 0G saat sedang melewati gumpalan awan atau angin kencang. Ngobrol dengan suara kecil agar tidak mengganggu penumpang lainnya. Selama di pesawat dengan perjalanan panjang akan sangat membosankan, oleh karena itu penting untuk membawa earphone atau headset dan sejumlah lagu agar terhindar dari rasa bosan yang menyiksa. Jika memiliki riwayat mabuk perjalanan, hindari perilaku yang dapat memicunya seperti terlalu kekenyangan atau minum minuman beralkohol.

SHARE :

Pilihan paket wisata di Phinemo Marketplace


POPULER MINGGU INI



REKOMENDASI

Wisata Thailand Dibuka Oktober, Turis Karantina di Phuket

Perbedaan China, Taiwan, dan Hongkong yang Sering Disalahpahami

Pulau Terindah di Dunia Dibuka Hanya untuk Eks Pasien Covid-19

Vis Island Croatia, Tujuan Pelarian Lockdown Terbaik di Dunia

Kenapa Israel Menjajah Palestina? Perang Abadi Yahudi dan Islam

59 Negara Lockdown Indonesia, WNI Tidak Bisa Plesir ke Luar Negeri

FALLBACK
The END