Suka Duka Content Writer Phinemo yang Kamu (Nggak) Perlu Tahu

Menjadi content writer di Phinemo.com itu rasanya kayak lagi makan gado-gado. Ada manis, gurih, seger, dan bikin kenyang.

Echi • November 15, 2016

askphinemo-28

Tim Phinemo minus CEO ‘papah muda hits’ Faiz Jazuli. Anyway, mukanya kenapa sama semua?

Halo, saya Echi, content writer Phinemo.com. Bukan kontributor freelance, tapi memang menulis artikel yang terbit di Phinemo setiap hari.

Nah, menjadi content writer di Phinemo.com itu rasanya kayak lagi makan gado-gado. Ada manis, gurih, seger, dan bikin kenyang.

1.Kerja di kantor tapi serasa main-main aja

Dibilang serius, ya serius, tapi kita suasananya santai, pakai banget. Ada aja celetukan yang entah gimana awalnya dan bikin ketawa nggak berhenti. Boleh pakai sandal jepit di kantor (kecuali ada meeting sama klien), boleh kerja di cafe, di mana aja boleh yang penting kerjaan kelar dan target tercapai.

2.Bisa dapet jatah liputan sekalian jalan-jalan

Enak banget nih. Pengalaman liputan paling enak waktu liputan MesaStila Peaks Challenge 2016. Nginep gratis di hotel bintang lima, makan enak. Yah, meski tetap ada tugas buat bikin artikel sih. Tapi, tetep aja rasanya kayak liburan.

3. Bisa makan enak tanpa takut kantong jebol

Kalau Phinemo lagi ada kerjasama dengan partner bidang kuliner, seringnya diajak liputan dan nyicipin makanan di sana. Makan enak! Bisa memilih menu dengan harga termahal tanpa takut kantong jebol. Ups.. hehe

4. Ngemil mulu, banyak makanan

Semenjak join di Phinemo, ngemil adalah kegiatan yang paling saya sukai. Di sekitar laptop, pasti selalu ada jajanan sebagai teman buat nulis. Efeknya? Lihat perbandingan tampilan saya tahun lalu dan tahun ini di Instagram.

5. Bingung milih topik

Nggak enaknya tuh kalau sudah mulai kehabisan ide tulisan. Bingung mau nulis apaan. Solusinya, saya dituntut untuk banyak baca. Biar dapat ide-ide tulisan. Kalau lagi blank nggak ada ide, tulisan saya cuma berupa curhatan. Kaya tulisan gini ini nih.

6. Dikejar-kejar deadline itu menyeramkan

Karena saya kerja full time, setiap hari ada deadline tulisan yang harus dikerjakan. Masih enak sih, cuma ditargetkan 3 artikel setiap hari. Kalau lagi banyak deadline dan belum kelar suka ngeblank nggak jelas.

7. Anak-anak Phinemo pada berisik

Anak-anak Phinemo itu, kalau lagi jam-jam “zonk” paling suka ngobrolin hal yang nggak jelas. Absurd banget! Untuk content writer seperti saya yang susah fokus, keadaan seperti ini bikin gampang terganggu konsentrasinya.

8. Internet lost connection jadi alasan buat “plank”

Ada tradisi cukup menarik di Phinemo. Ketika koneksi internet sedang bermasalah, setiap anggota Phinemo diwajibkan untuk “plank”! Tujuannya supaya kami jadi karyawan yang sehat dan biar perut nggak ngegelambir,sih.

9. Masak sukiyaki jadi andalan

Sepertinya tim Phinemo ini adalah kumpulan orang yang doyan makan. Yap! Karena kita pun sering masak-masak bersama kalau lagi istirahat. Makanan favorit kita, Sukiyaki!

10. Karaoke bersama full team Phinemo masih sekadar wacana

Anak-anak Phinemo itu suka banget nyanyi dan main gitar. Kalau jam-jam blank nggak jelas, selain makan, kita punya hobi nyanyi. Yah, meski suara saya bisa merusak kaca-kaca kantor sih. Tapi, nyanyi bersama jadi kegiatan favorit.

Karena kami selalu sok sibuk di luar jam kantor, sampai sekarang karaoke bersama full team Phinemo masih sekadar wacana.

***

Well, itu beberapa hal yang sering saya dan teman-teman phinemo alami saat jam kerja. Terkadang kerja di Phinemo itu nggak enak, tapi enaknya kebangetan. Jadi, yuk gabung bareng kita!