Menurut saya, negara yang melakukan pembangunan besar-besaran di bidang pariwisata adalah negara Cina. Gimana nggak coba, setelah membangun jembatan kaca tertinggi di dunia, membuat skywalk di tengah gunung, hingga pembuatan replika kapal Titanic, kini Cina berencana untuk membangun tower alami di tengah kota.

Well, nggak nyangka saja sih mengapa Cina begitu serius dengan dunia pariwisatanya. Jadi, nggak cuma memperbanyak produk-produk yang mereka ciptakan untuk dijual ke seluruh dunia, tapi mereka juga berusaha hadir untuk menjadi negara dengan destinasi yang menarik untuk di datangi.

Tower baru Cina ini ditanami oleh 1.100 pohon

nanjing tower

Sumber foto

Nanjing Tower adalah nama dua tower ini. Dua tower ini memiliki total 1.100 pohon dengan 23 jenis pohon.

Rencananya, tower ini juga akan ditumbuhi dengan semak seluas 6 ribu meter persegi. Dengan berbagai jenis pohon dan semak, diperkirakan Tower ini bisa menghasilkan 60 kilogram oksigen (O2) dalam sehari atau menyerap sekitar 25 ton karbon dioksida (CO2).

Tower ini akan dilengkapi dengan berbagai ruang unik dan penginapan

nanjing tower

Sumber foto

Tower ini diperkirakan akan selesai dibangun di tahun 2018. Bukan hanya sebagai tower pajangan di tengah kota, namun tower ini juga akan dilengkapi dengan ruang perkantoran, museum, sekolah arsitektur hijau, klub pribadi, kolam renang hingga hotel.

Dua tower ini memiliki tinggi yang berbeda, yaitu 200 meter dan 108 meter dengan dua fungsi yang berbeda.

Bangunan tower ini mendapatkan sebutan sebagai hutan vertikal. Nantinya, tower ini bukan hanya dibangun di Nanjing, namun juga beberapa kota di Cina, seperti Shijiazhuang, Liuzhou, Guizhou, Shanghai dan Chongqing.

***

Destinasi terbaru Cina ini memang benar-benar patut diacungi jempol. Selain bisa menjadi objek wisata baru, spot ini tentu akan sangat berguna untuk memulihkan polusi udara kota.

nanjang tower

Sumber foto

Spot baru di Cina ini sendiri dirancang oleh Stefano Boeri Architetti seorang arsitektur yang juga membuat bangunan hijau mirip di Nanjing di tengah kota di Milan.

Baca juga artikel menarik lainnya:


Tinggalkan Komentar

Komentar