Jika Traveling Anda Selalu Membosankan, 8 Cara Ini Akan Membantu

Tips traveling berikut dapat membantu jika Anda belum pernah merasakan 'travelgasm' selama ini

Shabara Wicaksono • April 27, 2016
tips-traveling

Foto diambil dari sini

Anda mungkin telah keliling berbagai tempat di Indonesia atau bahkan dunia, namun tetap belum menemukan sesuatu yang menurut Anda menarik. Anda bahkan cenderung bosan dengan perjalanan-perjalanan Anda selama ini. Jika memang demikian mungkin ada sesuatu yang harus Anda renungkan kembali.

Bukan berarti semua perjalanan saya berkesan, karena berkesan tidaknya semua kembali ke pandangan pribadi masing-masing. Setidaknya ada beberapa hal yang mungkin bisa saya bagikan, agar perjalanan Anda lebih berkesan.

1. Jangan Pernah Membandingkan

Anda mungkin pernah menjumpai hidangan pasta yang sangat lezat di Italia, namun gagal menemukan hidangan selezat itu saat di Kamboja, atau Anda dilayani dengan sangat baik saat berada di sebuah penginapan di Meksiko namun mendapat hal buruk saat berada di hotel India. Percayalah, perjalanan Anda bukan untuk membanding-bandingkan tiap tempat yang sudah Anda kunjungi.

Selalu ada cerita tersendiri di masing-masing tempat. Ada pelajaran baru yang bisa kita dapatkan di masing-masing tempat jika kita mau membuka mata dan telinga. Jadi,berhentilah membanding-bandingkan.

 

2. Peka Pada Sekitar

Jika saat bepergian Anda masih saja mendengarkan lagu band pop favorit Anda, Anda lebih baik melakukannya di kamar, tak perlu bepergian menyeberang laut hanya untuk itu.

Lepaskan headset Anda, cobalah dengarkan suara-suara di sekitar. Dengarkan bunyi gesekan antar sambungan gerbong kereta, suara kerikil kita injak, suara gesekan sapu lidi dengan tanah pedesaan, suara warga desa bersiul didepan burung kesayangannya, suara daun-daun pohon yang saling bergesekan karena saking rimbunnya, semua itu akan berbekas di hati kita. Memori tentang suara yang kita dengar di tempat baru yang kita kunjungi dapat menjadi salah satu cara mengenang perjalanan kita.

 

3. Buka Pikiran Anda

Mungkin kita memiliki prinsip dan ideologi hasil dari pendidikan dan norma di lingkungan tempat tinggal yang telah lengket menempel dipikiran kita namun ingatlah bahwa tiap tempat tentu memiliki kearifan lokal tersendiri, bisa berupa budaya, adat ataupun pemikiran. Penting untuk mempelajari kearifan lokal tempat yang kita kunjungi dan menghormatinya. Kita tidak haru menyetujui pemikiran atau ideologi yang mereka anut, cukup hargai dan tak perlu keras kepala menunjukan wajah penuh tanda penolakan Anda.

 

4. Simpan Gadget Anda

Gadget Anda tak akan keberatan Anda menyimpannya barang sebentar di tas. Banyak hal menarik yang bisa Anda temui dan amati di tempat yang baru pernah Anda kunjungi. Misal bagaimana cara mereka makan, percayalah, mempelajari adat makan di berbagai tempat sangat berguna jika Anda tidak ingin membuat tuan rumah kecewa.

Bisa juga Anda amati bagaimana cara bersenda gurau mereka. Tentu Anda tidak ingin menjadi satu-satunya manusia yang terdiam d sebuah ruang di mana semua orang tertawa lepas. Hal-hal tersebut tidak akan Anda dapatkan selama Anda masih sibuk berkutat dengan gadget.

 

5. Puaskan Rasa Ingin Tahu Anda

Jangan hanya bertanya “apakah”, “mengapa” atau “bagaimana mungkin” saat Anda mendapati hal-hal yang tidak biasa di perjalananmu. Pergilah untuk mencari tahu secara langsung,tidak hanya bertanya pada google. Warga lokal selalu terbuka untuk menjelaskan tentang berbagai hal ditempat mereka pada para pelancong. Hanya bertanya-tanya dalam hati tidak akan menambah wawasanmu dan ketika pulang Anda tidak akan mendapatkan apapun kecuali keherananmu yang masih berputar dalam pikiran.

 

6. Semua yang Anda Lihat Adalah Ilmu baru

Jadilah sebuah wadah kosong saat akan bepergian ke suatu tempat baru sehingga jika Anda akan terisi penuh saat kembali nanti. Jika saat berangkat Anda merasa yakin Anda sudah cukup terisi dengan ilmu-ilmu yang Anda dapatkan dari buku atau tontonan tv, Anda akan merasa tidak perlu mengisinya lagi di sana.

 

7. Jadilah Pribadi yang Tanggap

Anda mungkin akan mengalami mabuk laut saat menuju Karimunjawa, atau mendapati ban kendaraan Anda bocor saat menerjang jalan rusak menuju parade lumba-lumba Teluk Kiluan. Lalu apakah Anda akan diam saja? Lihatlah berbagai hal sebagai sarana belajar.

Saat mabuk laut pelan-pelan Anda akan tahu cara mengatasinya, begitu pula saat ban kendaraanmu bocor, Anda yang sebelumnya tak pernah tahu cara memasang ban mau tak mau harus menguasainya agar perjalananmu dapat berlanjut. Tanpa kita sadari jika kita lebih tanggap menghadapi berbagai kejadian, keahlian kita akan bertambah.

 

8. Lupakan To-do List Anda

Perjalanan yang lancar sesuai rencana tak akan menjadi cerita yang menarik. Pengalaman baru bepergian jauh menggunakan bus karena ketinggalan kereta, atau tempat wisata yang kita tuju ternyata tutup dan kita menemukan sebuah tempat menarik lain yang tak diulas diinternet nampaknya bisa menjadi bahan cerita yang lebih menarik saat pulang nanti. Rencana perjalanan memang penting, tapi bukan berarti kita tak memberi ruang pada hal-hal spontan dan beranggapan bahwa perjalanan kita gagal jika tak sesuai rencana. Jadilah pribadi yang lebih spontan biarkan semua mengalir.

 

Baca juga:


Tinggalkan Komentar

Komentar