Ini Nggak Enaknya Solo Traveling yang Tidak Pernah Orang Tahu

Nggak enak kan? tapi berpergian sendirian nggak pernah bikin kapok.

SHARE :

Ditulis Oleh: Echi

Nggak bawa tongsis. Foto pribadi

Saya adalah satu dari sekian banyak orang yang terbuai omongan manis indahnya solo traveling. Eh, bukan sekadar omongan manis, sih, memang kenyataannya solo traveling itu menyenangkan, banget! Tapi, jarang sekali orang bercerita tentang nggak enaknya “solo traveling”.

Kalau Kamu berminat untuk solo traveling, lebih baik pahami dulu enggak enaknya solo traveling. Kenapa? Ya, agar Kamu bisa mengantisipasi kemungkinan terburuk yang akan terjadi nanti. Pahit dahulu, manis kemudian.

1. Nggak ada yang motretin, tapi masih  bisa diakali kok

Kamu bisa minta tolong orang buat motoin. Minta tolong yang sopan. Oya, sebelum meminta tolong, pastikan orang tersebut sedang tidak sibuk. Cara berikutnya, Kamu bisa menggunakan tripod atau tongkat selfie.

2. BOROS! 

Perjalanan seorang diri mengharuskan Kamu mengeluarkan biaya akomodasi dan transportasi sendiri. Misalnya nih, kalau Kamu pergi ramai-ramai, biaya ‘tuk-tuk‘ bisa dibagi dengan teman-temanmu. Kalau jalan sendirian, ya semua biaya harus ditanggung sendiri.

Nggak ada teman yang bisa diajak share cost. Kecuali Kamu ketemu teman di tengah jalan yang punya rencana perjalanan yang sama.

3. Saat sakit, di situlah Kamu benar-benar merasakan beratnya jalan-jalan seorang diri

Siapa yang akan Kamu mintai pertolongan? Paling mudah, carilah rumah sakit atau klinik terdekat. Agar Kamu bisa kembali bugar dan bersiap melakukan perjalanan. Maka dari itu, sangat penting bagi seorang solo traveler untuk mencatat tempat-tempat penting di destinasi tujuan, seperti alamat rumah sakit, klinik, atau kantor polisi.

4. Mendapat perlakuan kurang menyenangkan saat berada di tempat asing

Tindakan kurang menyenangkan tidak melulu berbau kriminalitas. Dimaki-maki penjual suvenir karena nggak jadi beli pun termasuk dalam perbuatan yang kurang menyenangkan. Contoh lainnya, digodain abang-abang ojek pun juga bisa dimasukan dalam kategori ini. Nah, yang terakhir tadi, biasanya dialami solo traveler cewek. Kalau cowok, paling takut digoda banci kali ya.

5. Bersiaplah menghadapi scam di manapun Kamu berada

Nggak lama setelah selfi foto ini, saya diturunkan dari tuk-tuk. Foto pribadi

Scam merupakan hal yang selalu mengintai seorang solo traveler, pun mereka yang pergi beramai-ramai. Meski sudah mengantisipasi, tetap saja susah menghindarinya. Membayar biaya tiket bus dua kali lipat dari harga normal, diturunkan supir tuk-tuk di tengah jalan, atau dipalak tukang pijit adalah bagian kecil dari scam.

Kalau kita pergi beramai-ramai, paling enggak ada teman senasib sepenanggungan. Semua terasa ringan, Kalau sendirian? Hal pahit itu harus ditanggung sendirian.

6. Nggak ada teman yang bisa diajak berbagai kebahagiaan

Jika suatu waktu ada hal konyol yang terjadi pada kita, harusnya ada teman yang bisa diajak tertawa. Karena Kamu sendirian, momen spesial itu hanya bisa Kamu nikmati sendiri. Tertawa sendiri. Paling mentok sharing di sosial media. Itupun kurang greget rasanya.

7. Menjaga barang bawaan agar tetap aman dari pencuri

Membiarkan barang kita tergeletak sembarangan sama saja memberikan peluang tangan jahil untuk mengambilnya. Ketika tempat tersebut aman, kita bisa menitipkan barang bawaan. Dengan catatan, selalu bawa barang terpenting dalam tas kecil ke manapun Kamu berada dan pastikan semua barang bawaanmu selalu dalam jangkauan.

8. Kesepian saat tengah dalam perjalanan

Apalagi saat dalam kendaraan umum, menempuh perjalanan yang jauh, dan butuh waktu berjam-jam. Mau baca buku, ternyata sudah selesai dibaca semua. Main sosial media? Baterai ponsel habis. Mau ngajak ngobrol teman sebelah, terlihat sangat acuh dan sedang asyik sendiri. Di situlah saya merasa kesepian. Kangen rumah, pengen balik rumah ketemu keluarga.

9. Membuat keputusan dengan cepat saat menghadapi banyak pilihan

Saat solo traveling, kesepian memang nggak menyenangkan. Tapi membuat keputusan seorang diri saat sedang kebingungan menjadi hal yang cukup berat. Siapa yang Kamu mintai pendapat? Solo traveler dituntut berpikir cepat!

***

Anyway, 9 hal di atas adalah hal-hal nggak enak yang saya alami saat perjalanan seorang sendiri. Meski demikian, saya nggak kapok jalan-jalan sendiri. Karena solo traveling akan memberikanmu banyak kejutan yang nggak akan Kamu lupakan. Banyak serunya daripada nggak enaknya sih.

Kalau Kamu, pernah ngalamin hal nggak enak saat solo traveling nggak? Bagi pengalamanmu di kolom komentar ya!

 

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU