7 Foto #Phinemo Instagram Minggu Ini

Foto-foto perjalanan #phinemo di Instagram pilihan redaksi Phinemo.

Umu Umaedah • June 3, 2015


1. Sebuah charger raksasa di Kota Dandenong, Australia

:: Recharge :: My Solomonese mate ‘recharges’ his energy on a big Australian power socket at the wall of a building in Dandenong City, Victoria. A quarter of asylum seekers in Melbourne was end up in this city. So that about 60 percent of 145,000 Dandenong’s populations are imigrants as we saw when walked around in the city centre. Mostly South Asian and African people. Even there was a place named Little India where I photographed my Solomonese friend. Namaste… —— Teman Pulau Solomon saya ‘mengisi ulang’ tenaganya di colokan listrik besar pada dinding sebuah bangunan di Kota Dandenong, Victoria. Seperempat dari pencari suaka ke Melbourne berakhir di kota ini. Sekitar 60 persen dari 145 ribu populasi Dandenong adalah para imigran seperti kami lihat saat jalan2 sekitar pusat kota. Kebanyakan orang Asia Selatan dan Afrika. Bahkan ada satu tempat yang dinamai Mini India lokasi saya memotret si kawan. @your.shot @beautifuldestinations @instagram @instagallery @aviaryphoto @visitvictoria #yourshot #beautifuldestinations #instagram #aviaryphoto #safariku #phinemo #visitvictoria #journey #dandenong #littleindia #Namaste #roadtrip #asylumdestinations

A photo posted by Makmur Dimila (@makmurdimila) on

Kepulauan Solomon di Australia menjadi pengharapan para imigran untuk menjadikannya tempat berlindung. Mereka datang dari negara berkonflik. Hal itulah yang mendorong mereka keluar dari negaranya dan mencari tempat yang lebih baik/ Ekstremnya, banyak  dari imigran itu terpaksa menumpang kapal-kapal ilegal dan banyak dari kapal mereka terbalik atau terdampar saat mengarungi lautan. Jadilah Australia sebagai negara yang aman bagi mereka.  

2. Bocah penjinak ular di pelataran Tugu Muda Semarang

 

Di pelataran Tugu Muda Semarang, bocah-bocah kecil itu menjadi terlihat berbeda. Di usianya yang masih muda, mereka terbilang cukup ekstrem untuk menggeluti hobi dengan hewan melata tersebut. Tanpa ragu sedikitpun, ular tersebut dililit-lilitkan ke tubuhnya.

3. Pantai Derawan – Kalimantan, lebih bersih dan lebih indah dari Pantai-pantai di Bali

 

  I want to escape reality, and I need a break from everything in life. Just stand there and think nothing.   A photo posted by Vivi Suciana (@vivicu) on

Keindahan pantai ini jauh lebih bagus dari pantai-pantai di pulau Bali yang sudah sering dikunjungi wisatawan. Pantai Derawan yang terletak di Kalimantan, masih sangat bersih dan memiliki pemandangan bawah laut yang sangat indah. Tak salah bila pantai Derawan ini menjadi pesaing dari pantai-pantai di Bali.

Pantai Derawan memiliki pasir pantai yang halus, air lautnya begitu jernih yang berubah warna dari hijau ke biru, dan inilah surganya lautan. Ada kura-kura raksasa, lumba-lumba, ikan pari, barakuda, ubur-ubur dan biota lainnya di sini.

 

4. Ribuan lampion lambangkan pengharapan dari perayaan waisak

Candi Borobudur, setiap tahunnya menjadi tempat untuk perayaan Hari Waisak. Perayaan waisak dilaksanakan setiap Purnama Sidhi. Ritual tersebut di awali dengan mengambil air suci dari mata air dari kabupaten Temanggung. Kemudian  dikemas dalam sepuluh ribu botol dan 70 kendi yang kemudian di simpan di Candi mendut. Air adalah unsur penting dari proses waisak karena akan mengalirkan kebaikan. Dan di setiap perayaan waisak, selalu ada pelepasan ribuan lampion sebagai simbol pengharapan bagi pengikut Buddha.

 

5. Savana ala Afrika di Taman Nasional Baluran

 

  Savana ala Afrika di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. Foto oleh Faiz #phinemo #wonderfulindonesia #baluran   A photo posted by shabara wicaksono (@shabara_w) on

Berkunjung ke Taman Bengkol, serasa di padang rumput luas Afrika. Di hamparan rumput luas ini, ada banyak hewan berkeliaran seperti, kidang, merak, ayam hutan, dan paling banyak adalah monyet! Seperti mengunjungi Taman Safari, namun Taman Bengkol sedikit lebih aman. Karena kita tidak akan bertemu singa atau macan yang siap memangsa.

 

6. Sunrise Tebing Keraton, Bandung

 

Tebing Keraton ini terletak di atas Taman Hutan Raya Ir.H.Djuanda. Dari atas sini kita akan ‘digoda’ oleh hijaunya hamparan pepohonan di Taman Hutan Raya tersebut. Datanglah sebelum pukul 06.00 WIB demi mendapat semburat cahaya sang surya yang menembus kabut tebal Kota Bandung.

 

 

7. Bermain bersama bocah cilik di taman Benteng Vredeburg

 

Di sudut taman Benteng Vredeburg. Inilah tempat yang nyaman untuk sekedar menghilangkan lelah. Di bawah pohon yang besar di taman ini, kamu bisa dengan santai menikmati suasana kota di tengah sejuknya angin. Bersandar pada pohon sambil membaca buku dan mendengarkan musik adalah kombinasi yang pas. Kalau jenuh untuk menyendiri, kamu bisa berbaur dan bermain bersama anak-anak kecil di sini. Mereka adalah anak-anak dari penjual yang berjualan di deretan depan Benteng Vredeburg.

Ayo gunakan hashtag #phinemo pada foto perjalananmu di Instagram agar kami lebih mudah menemukanmu!


Sering bingung mencari ide menulis? Simak bagaimana cara Windy Ariestanty mencari ide kreatif


Tinggalkan Komentar