7 Alasan Mengapa Harus Mendaki Trio Paguci saat Berkunjung ke Garut

Ini alasan mengapa kamu harus coba mendaki trio Paguci saat berkunjung ke Garut, Jawa Barat.

SHARE :

Ditulis Oleh: Agung Ristiana

Letaknya yang tak terlalu jauh dari ibukota, membuat Garut seringkali jadi destinasi favorit para wisatawan ibukota untuk mengisi waktu liburan akhir pekan. Bagi para pecinta pantai, Garut selatan punya banyak destinasi pantai menarik dengan keunikannya masing-masing. Dan khusus untuk para pejalan yang mencintai petualangan, kota berjuluk ‘Swiss van Java’ ini punya banyak gunung yang bisa dijadikan arena bertualang.

Ada 3 gunung yang layak untuk kamu jajal saat menyambangi kota yang terkenal dengan dodol dan domba ini, yaitu trio PaGuCi (Papandayan-Guntur-Cikuray).

Mengapa? Ini alasannya, mengapa kamu harus coba mendaki trio PaGuCi!

1. Tiga gunung dengan 3 karakteristik berbeda di satu kota

Foto oleh Agung Ristiana

Meski letaknya cukup berdekatan, 3 gunung yang ada di Kota Garut ini punya karakteristik dan keunikan yang berbeda-beda. Gunung Papandayan punya trek yang sangat ramah dengan pemandangan alam yang super indah, Gunung Guntur menawarkan sensasi seru mendaki di tengah padang savanna yang jarang ditemukan di Gunung-Gunung Jawa Barat, dan Cikuray yang bentuknya hampir kerucut sempurna punya medan cukup berat dengan pemandangan kebun teh dan vegetasi hutan yang masih cukup liar.

 

2. Ada banyak spot instagramable di Papandayan

Foto oleh Agung Ristiana

Buat para pecinta fotografi atau yang suka selfie-selfie kekinian, Papandayan adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Kondisi bentang alam yang tandus di sekitar kawah bakal cocok jadi latar berfoto ala-ala gurun amerika. Lembah indah berlatar bukit tinggi di sekitarnya, membuat Pondok Saladah jadi tempat berkemah yang sangat fotogenic.

Ada juga Tegal Alun yang beberapa waktu lalu sempat terbakar, namun tetap punya pemandangan indah dengan vegetasi bunga edelweiss nan cantik. Dan yang paling populer tentu saja kawasan hutan mati yang punya pemandangan yang sangat spesial.

 

3. Meski tingginya tak seberapa, Guntur menawarkan tanjakan gila di tengah padang savana

Foto oleh Agung Ristiana

Tak seperti gunung-gunung di Jawa Tengah dan Jawa Timur, kebanyakan gunung di Jawa Barat punya karakteristik medan berupa vegetasi hutan lebat. Dan padang rumput atau savanna adalah pemandangan langka yang cuma bisa ditemukan di beberapa tempat, salah satunya ada di Gunung Guntur. Jika dibanding dengan Papandayan dan Cikuray, gunung ini memang yang yang paling rendah, tapi jangan pernah meremehkan karena angka ketinggian, meski paling pendek, Guntur punya tanjakan-tanjakan terjal yang sangat menyulitkan. Kemiringan yang cukup ekstrem, tak adanya tumbuhan kuat untuk pegangan, dan tidak tersedianya shelter-shelter benar-benar bakal menjadi tantangan tersendiri saat mendaki gunung ini.

4. Cikuray punya trek sulit yang bakal bikin lutut sering bertemu dada

Foto oleh Agung Ristiana

Hobi mendaki tanjakan-tanjakan yang super terjal? Cobalah mendaki Gunung Cikuray, dijamin kamu bakal terpuaskan. Tak ada pilihan jalur mudah untuk mendaki ke puncak Cikuray, semuanya punya tingkat kesulitan yang hampir sama, sama-sama sulit dan terjal. Jangan heran jika di tengah pendakian, kamu bakal dipaksa mencari pegangan pada akar atau dahan pepohonan sebagai bantuan untuk memuluskan langkah melewati tanjakan. Dan serunya, sepanjang perjalanan, lutut kita bakal sering bertemu dengan dada.

5. Papandayan adalah gunung yang sangat tepat untuk mulai mencintai pendakian

Foto oleh Agung Ristiana

Kamu baru mau mulai coba mendaki gunung? Atau mau mengajak kawan yang masih sangat pemula? Gunung Papandayan adalah destinasi tujuan yang paling tepat untuk jadi pilihan. Dengan trek yang sangat bersahabat, plus pemandangan alam sekitar yang sangat menawan, Papandayan dijamin bakal memberikan impresi yang bagus bagi para pendaki pemula. Selain itu, banyak keunggulan-keunggulan lain yang ditawarkan Papandayan, yakni fasilitas-fasilitas pendukung yang cukup memadai. Lahan parkir luas, jalur yang jelas, sumber air melimpah, tolitet umum, dan warung-warung penjaja makanan merupakan kemewahan tersendiri yang bisa didapat saat mendaki Gunung Papandayan.

 

6. Sensasi seru menumpang truk melewati lika liku jalan curam kawasan tambang pasir di Gunung Guntur

Foto oleh Agung Ristiana

Saat mendaki gunung Guntur, sensasi petualangan sudah bakal terasa sejak awal perjalanan. Untuk menuju ke titik awal pendakian, kita harus menumpang truk pengangkut pasir yang hilir mudik dari pagi hingga sore menjelang. Dengan membayar sejumlah uang, kita bisa ikut menumpang truk pasir tersebut, dan bakal dibawa melewati jalanan terjal berliku menuju lokasi penambangan terakhir. Pengalaman menumpang truk pasir bersama rombongan pendaki bakal jadi pengalaman petualangan seru yang tak terlupakan.

 

7. Pemandangan sunrise dan sunset yang magis dari puncak Cikuray

Foto oleh Agung Ristiana

Sebagai gunung tertinggi di kota Garut, dengan bentuknya yang hampir kerucut sempurna, dan daerah puncak yang berupa tanah terbuka, view pemandangan dari atas Cikuray tentu saja sangat mempesona. Pemandangan bentang alam kota garut dan sekitarnya bakal terlihat jelas dari sana. Gunung Papandayan terlihat sangat indah di seberang, Guntur, Galunggung, dan gunung-gunung kecil lainnya juga terlihat menawan di kejauhan. Dan pemandangan yang paling disukai setiap pendaki Cikuray adalah keindahan warna langit dan lautan awan saat matahari terbit ataupun tenggelam.

SHARE :



REKOMENDASI




ARTIKEL KEREN PALING BARU