5 Umbul di Klaten Untuk Alternatif Liburan Akhir Pekan

Klaten mendapat julukan "Nagari Seribu Oemboel" karena saking banyaknya mata air di sana. Berikut rekomendasi umbul-umbul di Klaten yang bisa jadi alternatif liburan akhir pekan

Desti Artanti • March 4, 2016

Klaten kini makin populer di kalangan para pejalan setelah tereksposnya banyak lokasi-lokasi mata air menawan dan jernih airnya.

Beberapa lokasi sudah tersedia fasilitas yang cukup memadai bagi wisatawan, namun sebagian lagi belum. Yang menarik, jernihnya air di lokasi-lokasi ini menjadi daya tarik bagi para pemburu foto untuk mengambil foto-foto dengan tema unik.

Klaten memiliki julukan sebagai “Nagari Seribu Oemboel” . Hal itu menunjukkan bahwa Klaten adalah wilayah dengan banyak sumber mata air. Menurut penelitian dari Fakultas MIPA UNS, diketahui bahwa Klaten setidaknya memiliki 191 mata air, yang tersebar di 17 kecamatan di Klaten. Sumber mata air ini banyak dimanfaatkan oleh hotel maupun perusahaan air minum kemasan. Namun, mata air di Klaten tersebut tetaplah menjadi hajat hidup orang banyak, dan kini lokasi-lokasi mata air banyak dimanfaatkan sebagai objek wisata.

Berikut 5 mata air atau umbul yang bisa jadi referensi wisatamu di Klaten:

1. Umbul Ponggok

Bagi kamu yang ingin berlatih menyelam, Umbul Ponggok bisa menjadi pilihan lokas yang tepat, karena kedalaman kolam yang beragam dan cukup luas. Dengan kedalaman antara 1 hingga 3 meter dan luas 50 x 25 meter, Umbul Ponggok kini makin ramai pengunjung, karena kepopuleran foto-foto unik yang menarik minat banyak orang. Di lokasi ini, kamu bisa menyewa peralatan snorkeling, jadi kamu tidak perlu repot-repot membawa peralatan menyelam sendiri. Selain itu kamu juga bisa menyewa kamera underwater dengan harga sewa Rp 60.000,- untuk 30 menit dan Rp 100.000,- untuk 1 jam. Di beberapa titik, kamu bisa berfoto dengan gaya unik dan perabotan yang cenderung nyeleneh jika ada di dalam air.

Lokasi: Desa Ponggol, Kecamatan Polanharjo, Klaten

Tarif: Rp 5.000,-

Jam buka: 07.00 – 17.00 WIB

 

2. Umbul Kapilaler

 

A photo posted by catur ratna (@catur.ratna) on

Umbul Kapilaler merupakan mata air yang tidak terlalu besar, namun airnya sangat jernih dengan dasar berupa batuan dan tanah. Umbul ini berada di bawah pohon beringin yang besar dan rindang, yang menambah suasana sejuk. Batuan besar di pinggiran mata air juga menambah hawa sejuk. Setiap pagi dan sore hari, umbul ini dimanfaatkan oleh warga untuk mandi.

Lokasi: Dukuh Umbulsari, Ponggok, Polanharjo, Klaten

Tarif: gratis

 

3. Umbul Sigedang

A photo posted by budi (@boediprasss) on

Umbul Sigedang merupakan salah satu mata air di Klaten yang digunakan oleh salah satu perusahaan air mineral kenamaan di Indonesia. Tidak heran, jika kita berendam di sana, rasanya seperti berendam dengan ribuan liter air mineral yang super segar. Kemurnian air di mata air ini masih terus dijaga dengan adanya larangan bagi pengunjung untuk menggunakan sabun atau bahan kimia lainnya. Bisa jadi, air mineral kemasan yang kamu minum sekarang, bersumber dari mata air ini! Meski ramai digunakan oleh pengunjung untuk berendam, air ini terjaga kesegarannya karena airnya mengalir. Lokasi: Dusun Umbulsari, kelurahan Ponggok, kecamatab polanharjo, Klaten Tarif: Rp 6.000,-

 

4. Umbul Cokro Tulung

 

Objek Wisata Mata Air Cakra (OMAC) atau yang lebih dikenal dengan Umbul Cokro tulung merupakan objek wisata yang tepat untuk rekreasimu bersama keluarga dan anak-anak. Selain pemandian mata air yang jernih dan segar. di Umbul Cokro Tulung juga tersedia berbagai wahana, seperti waterboom, kolam arus, kolam slinder, jembatan goyang, dan flying fox. 

Umbul Cokro Tulung mengalir dan berbentuk layaknya sungai, dengan pohon-pohon besar disekelilingnya yang menambah kesejukan. Tarif masuk di hari biasa adalah Rp 15.000,-/ 2 orang dan di hari besar atau weekend tarifnya Rp 11.500,-/ orang.

Lokasi: Desa Cokro, Kecamatan, Tulung, Klaten.

Tarif: Rp 11.500,-

 

5. Umbul Manten

A photo posted by @danang.dwii on

Manten dalam bahasa jawa berarti pengantin. Nama Umbul manten diambil dari cerita mayarakat setempat mengenai sepasang pengantin yang melanggar larangan, yang kemudian lenyap di dekat lokasi mata air ini, jadilah mata air ini bernama Umbul Manten.

Airnya yang selalu mengalir dan jernih, membuat Umbul Manten juga merupakan salah satu wisata mata air yang kini makin populer. Masyarakat sekitar yang melihat potensi wisata dari tempat ini lantas membuka area parkir dan menyediakan beberapa warung jajanan.

Meski tidak seluas Umbul Ponggok atau Umbul Cokro Tulung, Umbul Manten tdak kalah menyenangkan dan menyegarkan! Akar-akar pohon besar di sekelilingnya yang berada di tepian mata air menambah kesan sejuk di sini.

Lokasi: Dusun Janti, Kelurahan Janti, Kecamatan Polanharjo, Klaten.

Tarif: Rp 3000,-